“Kerusakannya cukup parah. Ini sudah berkali-kali diperbaiki tapi kembali seperti ini,” ujar Sholeh, salah satu pengendara yang melintas.
Pantauan di lapangan, sejumlah lubang kembali bermunculan di sepanjang Jalan Raya Manyar. Para pengendara harus berhati-hati agar tidak terjatuh. Kondisi ini membuat jalan seringkali macet.
Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Gresik, Dhiannita Triastuti mengaku tidak bisa berbuat apa-apa. Pasalnya, Jalan Manyar termasuk jalan nasional. "Itu jalan nasional, kewenangan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN)," kata Dian, Rabu (12/1) kemarin.
Sementara itu, Kepala Bidang Keterpaduan Infrastruktur Jalan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur-Bali Oktaviano Dewo mengakui telah membuat rencana perbaikan jalan di Gresik, Lamongan dan Tuban.
"Penanganan jalan nasional Gresik-Lamongan-Tuban tertunda karena adanya pengalihan dana akibat Covid-19. Sehingga, diperpanjang hingga tahun 2021. Selain itu, rencananya juga akan ada paket yang dikerjakan hingga tahun 2022 untuk menangani sisanya," kata dia. (fir/rof) Editor : Hany Akasah