Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik, drg Saifudin Ghozali menerangkan, saat ini pihaknya masih melakukan koordinasi dengan Pemprov Jatim untuk distribusi vaksin. “Kami sudah mengajukan sekitar 6.000 vaksin untuk nakes (tenaga kesehatan). Mereka akan mendapat vaksin pada tahap I,” jelasnya. Rencananya, vaksin akan ditampung di posko vaksin Covid terpadu Puskesmas Alun-Alun Gresik. Saat ini, fasilitas kesehatan (faskes) yang sudah siap melakukan vaksinasi ada 55. Gresik bakal mendapatkan 10-20 ribu dosis vaksin. Penerimaan dosis tersebut akan dilakukan bertahap. "Ada sekitar 10-20 ribu dosis vaksin yang akan diterima Gresik. Itu pun bertahap, tidak datang sekaligus," imbuhnya.
Sementara itu untuk jadwal vaksinasi di Gresik, Jika sebelumnya direncanakan akan dilakukan pada 23 Januari setelah presiden Joko Widodo secara simbolis divaksin, jadwal terbut akan dimajukan. Menurut perubahan jadwal, presiden Joko Widodo akan divaksin pada 13 Januari. Untuk itu Gresik akan mulai melakukan vaksin pada 14 Januari. Perlu diketahui nantinya sebanyak 70 persen warga Gresik akan divaksinasi. Setelah vaksin tahap 1 selesai, barulah masyarakat umum yang akan menerima vaksin.
Dengan dimajukannya jadwal vaksinasi sepekan lebih awal, hal ini menjadi angin segar. Utamanya bagi Gresik yang saat ini tengah mengalami kenaikan kasus positif Covid-19. Saat ini kasus Covid-19 di Gresik mencapai 4.253 kasus dengan penambahan perharinya 17-20 kasus. (fir/han) Editor : Hany Akasah