Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Fatayat NU Gresik Cetak Kader Mandiri dan Sinergi dengan Industri

Hany Akasah • Selasa, 15 September 2020 | 16:35 WIB
Sepuluh mahasiswa UMG yang tergabung dalam Lembaga Pers Mahasiswa Lontar melangsungkan kunjungan redaksi ke Radar Surabaya. (Riri/Radar Gresik)
Sepuluh mahasiswa UMG yang tergabung dalam Lembaga Pers Mahasiswa Lontar melangsungkan kunjungan redaksi ke Radar Surabaya. (Riri/Radar Gresik)
GRESIK - Pimpinan Cabang Fatayat Nadlhatul Ulama (PC Fatayat NU) Kabupaten Gresik berkomitmen untuk mengawal kebijakan pemerintah baik pusat maupun kabupaten melalui segmen perempuan. Salah satunya dengan terus menggali dan mengoptimalkan potensi kader di setiap pengurus anak cabang  (PAC) melalui program pemberdayaan perempuan.

Hal itu disampaikan dalam rapat kerja (raker) 1 PC Fatayat NU Gresik yang digelar di Tanjung Kodok Beach Resourt Kabupaten Lamongan Jawa Timur, 13 September 2020. Kegiatan itu diikuti 36 peserta dengan menggunakan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

Ketua PC Fatayat NU Gresik Ainul Farodisa M.Pd. mengatakan, PC Fatayat NU Gresik masa khidmat 2019-2024  berasal dari  berbagai profesi. Misalnya, dari politisi, pendidikan, kesehatan, perbankan, media dan lainnya.  “Kami ingin mengubah image perempuan NU hanya di rumah, pengajian atau dibaan. Tapi, mereka juga bisa menjadi agent of change  di lingkungan dan masyarakat. Bahkan, mengawal kebijakan pemerintah,” jelasnya. Berbagai program kerja digodok secara mendalam untuk mengawal kebijakan pemerintah, seperti politik, hukum, ekonomi, kesehatan, pendidikan, seni, budaya dan lainnya.

Dipaparkannya, program optimalisasi kader PC Fatayat NU Gresik dalam bidang kesehatan misalnya.  PC Fatayat NU akan mengoptimalkan program Gafantara (Gerakan Sehat Fatayat NU dan Santri Nusantara) dengan menggandeng poskentren (pos kesehatan pesantren). Pilot project program itu adalah salah satu pesantren di Kecamatan Kedamean.  Selain itu, PC Fatayat NU juga mendukung germas (gerakan masyarakat sehat) pemerintah, melalui  gerakan senam Fatayat di berbagai wilayah. Puncaknya, PC Fatayat NU Gresik akan menggelar senam sehat secara serentak Hari Olahraga setiap 9 September.

Program lainnya dalam optimalisasi kader yakni di bidang lingkungan. PC Fatayat NU akan melakukan pendampingan Bank Sampah dengan pilot project di Duduksampeyan dan Sidayu. Untuk mengembangkan sektor ekonomi, PC Fatayat NU akan melegalkan status hukum Koperasi Yasmin NU Gresik.  “Kami akan mengawal UMKM lewat pelatihan bandeng cabut duri, serta pelatihan packaging dan pemasaran untuk star up di Gresik,” jelas Ainul. Hal itu karena banyak produksi UMKM di Gresik, namun belum bisa bersaing dengan pasar nasional karena kesulitan dalam  hal pemasaran.

Dalam bidang hukum, Fatayat NU akan mengawal program konseling (poling) yang sudah dimiliki . Poling ini akan mengawal kasus yang dialami anak maupun perempuan. Misalnya, kasus pencabulan terhadap anak dan lainnya. “Dalam pendampingan ini, nanti kami akan bekerjasama dengan Dinas KB dan P3A serta lembaga pendampingan perempuan di tingkat Jatim maupun kabupaten,” jelasnya. PC Fatayat NU juga akan menghidupkan lagi program Suscatin (Kursus Calon Pengantin). “Ini (suscatin) untuk meminimalisir angka perceraian yang makin tinggi di Gresik, kami akan memberikan pendampingan kepada para calon pengantin, mulai dari pengarahan, cara menghadapi masalah, dan lain sebagainya,” jelasnya.

Untuk  pengembangan kader, PC Fatayat NU tetap mengupdate program unggulan Kiswah Female atau kajian ahlu sunnah wal jamaah. “Nantinya,  kami akan membuat konten Youtube. Harapannya, dakwah kiswah female sampai ke masyarakat luar,” jelasnya. Rencananya membuat program Mekar (Mendampingi Kepala Keluarga Perempuan) supaya mandiri dan produktif.

Sementara itu, Uswatun Khasanah M.Pd  berharap, PC Fatayat NU membuka  dunia usaha supaya lebih mandiri. Selain itu, kader Fatayat diharapkan mampu bersinergi dengan dunia industri di Gresik. “Targetnya, syiar agama yang Islam Rahmatalillalamin sampai ke masyarakat luas,” pungkasnya. (*/han) Editor : Hany Akasah
#Kabupaten Gresik #fatayat #gresik #dan Sinergi dengan #NU #Nahdlatul Ulama #Industri #Cetak Kader Mandiri #fatayat nu gresik