"Drainase tinggi, tidak berfungsi. Kayaknya dibangun tahun kemarin. Kondisinya memprihatinkan. Apalagi kalau hujan, air ke pemukiman warga sekitar," kata Syafi'i Minggu (23/8). Warga terganggu dengan kondisi jalan itu. Apalagi, jika hujan turun kondisinya sangat licin sehingga membahayakan pengendara.
"Banyak yang jatuh di jalur itu. Kami berharap agar segera diperbaiki bukan hanya diuruk," harapnya.
Sementara itu, Kasi Preservasi Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Pemkab Gresik Femmi Husada menyatakan sebenarnya jika jalan tersebut merupakan wewenang pekerjaan jalan juga pemerintah kabupaten, dan bukan desa.
Terkait kondisi tersebut, Femmi secepatnya akan melakukan survei ke lokasi. "Kalau ada titik koordinat lokasi malah lebih bagus biar saya tahu akar masalahnya,dan besok saya perintah staf untuk melihat dan inventarisasi di lapangan," pungkasnya.(yud/han) Editor : Hany Akasah