Pengemudi mobil gunner, Mahfud mengatakan, kejadian pelemparan batu dilakukan oleh orang tak dikenal itu di depan Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos), Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas, Gresik, Kamis (23/7) siang.
Mobil tangki berwarna putih yang membawa dan menyemprotkan cairan disinfektan di sudut jalan ini terpaksa berhenti. "Ada dua batu berukuran kepalan tangan yang dilemparkan. Pada lemparan pertama tidak kena, kemudian melempar lagi tepat mengenai kaca dan pecah," kata Mahfud.
Melihat kaca nyaris pecah, pria yang juga anggota TNI itu dengan cekatan menangkap pelaku. Kejadian ini bahkan membuat suasana Jalan Veteran mendadak riuh karena pengendara lain menganggap sedang terjadi penangkapan maling curanmor.
Hal ini membuat pengendara roda dua yang melintas menghentikan laju kendaraannya. Mereka ikut menangkap pria berkumis dan berpakaian lusuh di trotoar bahu jalan.
Mahfud mengaku jika melihat pria tersebut membawa batu yang diambil di trotoar. Kemudian, dilempar sekali mengenai kaca depan, dan dilemparkan lagi.
"Langsung saya keluar mobil saya pegang orangnya, batu yang ketiga belum sempat dilempar," kata dia.
Meski tidak menimbulkan luka, apa yang dilalukan pria tanpa identitas ini sangat membahayakan. Saat ditanya petugas dan para pengendara yang mengelilinya, dia hanya bisa diam. "Ditanyai tidak menjawab sama sekali. Orang gila ini," terangnya.
Petugas dan warga rencananya melaporkan pria tersebut kepada pihak yang berwajib. Karena perbuatannya bisa membahayakan pengendara lain.
Diketahui, pria tersebut berpakaian lengkap, mengenakan baju lengan panjang berwarna abu-abu dan celana jeans panjang. Tanpa mengenakan sandal. Dia membawa satu kayu panjang di ujung kanan dan kiri terdapat kain seperti berisi pakaian. (fir/rof) Editor : Hany Akasah