Hampir Empat Dekade, Warga Randuagung Gresik Mendonorkan Darahnya 174 Kali

Fajar Yuliyanto • Dipublikasikan Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:27 WIB
MENDONORKAN : Suntono Djamaludin (59), warga Desa Randuagung, saat mendonorkan darahnya dalam aksi Blood Donation memperingati Anniversary ke-8 Hotel Horison GKB Gresik. (Foto : Fajar/Radar Gresik)
MENDONORKAN : Suntono Djamaludin (59), warga Desa Randuagung, saat mendonorkan darahnya dalam aksi Blood Donation memperingati Anniversary ke-8 Hotel Horison GKB Gresik. (Foto : Fajar/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Kepedulian mendalam terhadap sesama mengantarkan Suntono Djamaludin (59), warga Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, konsisten mendonorkan darahnya selama hampir empat dekade.

Di usianya yang menjelang enam dekade, ia kembali mendonorkan darah untuk kali ke-174 dalam perhelatan donor darah memperingati Anniversary ke-8 Hotel Horison GKB Gresik, Selasa (27/10).

Aksi kemanusiaan bertajuk Blood Donation tersebut dipusatkan di Meeting Room 3 dan 4, lantai 2 Hotel Horison GKB Gresik. Agenda ini terselenggara berkat kolaborasi antara manajemen Hotel Horison GKB Gresik, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik, dan Klinik Mata Utama (KMU) Gresik.

Baca Juga: Rayakan Hari Anak Nasional 2026, Hotel Horison GKB Gresik Gandeng Sanggar Corat Coret Gelar Lomba Mewarnai

Bagi Suntono, donor darah bukan sekadar rutinitas medis berkala, melainkan panggilan jiwa kemanusiaan yang dilakoni sejak masa muda. Ia pertama kali mendonorkan darahnya pada tahun 1988 silam ketika masih berusia 21 tahun.

“Awalnya karena saya aktif di Korps Sukarela PMI Cabang Gresik. Dari situ saya mulai rutin donor darah dan bersyukur terus berlanjut sampai sekarang,” tutur Suntono, Selasa (27/10).

Konsistensi tanpa putus tersebut mengantarkannya pada momen bersejarah pada tahun 2015. Saat menembus angka donor darah ke-100 kali, Suntono mendapat kehormatan diundang langsung ke Istana Negara untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

Baca Juga: Perpustakaan Rumah Pelangi Desa Suci Jadi Ruang Budaya Gresik, Terbitkan Buku Sejarah Rebo Wekasan

“Saat donor ke-100 waktu itu diundang ke Istana dan mendapat pin serta cincin emas empat gram dari Pak Presiden,” kenangnya.

Penghargaan tertinggi tersebut menjadi kenangan manis dalam perjalanan panjangnya sebagai pendonor sukarela. Kendati demikian, niat utamanya tetap berjangkar pada misi kemanusiaan dan menjaga kesehatan pribadi.

“Prinsip saya murni untuk sosial kemanusiaan dan menjaga kesehatan. Dulu saya gemar berolahraga berat, kalau sekarang menjaga stamina cukup dengan aktif jalan kaki minimal 15 menit setiap hari,” jelasnya.

Baca Juga: Batik Lokal Gresik Tampil Kekinian Lewat Proses Membatik Hingga Peragaan Busana

Sementara itu, Marketing Communication Hotel Horison GKB Gresik, Anisah Fa'iqoh, menyampaikan bahwa perhelatan donor darah ini merupakan salah satu pilar rangkaian kegiatan sosial menuju puncak perayaan ulang tahun ke-8 hotel.

“Lewat agenda Blood Donation ini, kami ingin mengajak masyarakat serta tamu hotel untuk saling berbagi dan menunjukkan empati nyata kepada sesama yang membutuhkan suplai darah,” kata Anisah.

Guna menambah daya tarik pengunjung, panitia menyediakan bingkisan souvenir berupa cangkir dan kaos edisi Horison, serta doorprize utama berupa voucher menginap gratis di kamar Deluxe.

Baca Juga: Lewat Minggu Kasih, Kapolres Gresik Sambangi Gereja Ajak Jemaat Jaga Kerukunan dan Waspada Curanmor

“Alhamdulillah, dari aksi sosial ini kami berhasil mengumpulkan sebanyak 47 kantong darah. Seluruh perolehan ini langsung disalurkan melalui PMI Gresik guna menjamin ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan,” pukasnya. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
GKB gresik Randuagung Donor Darah Horison