RADAR GRESIK – Rumah Sakit Wates Husada (RSWH) Balongpanggang, Kabupaten Gresik, sukses meraih penganugerahan bergengsi Giri Pancasuar Awards (GPA) 2026.
Apresiasi tersebut diberikan atas komitmen dan konsistensi rumah sakit swasta tersebut dalam menghadirkan program layanan rehabilitasi medis serta rehabilitasi sosial yang terintegrasi dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas.
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, mengapresiasi jajaran peraih penghargaan yang dinilainya sebagai insan terdepan penopang pembangunan daerah. Pihaknya menegaskan bahwa ajang penganugerahan yang diinisiasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik ini menjadi wadah kehormatan bagi para tokoh maupun lembaga yang telah memberikan kontribusi nyata.
Baca Juga: Konsisten Dorong UMKM dan Ekonomi Kreatif, Nila Yani Hardiyanti Diganjar Penghargaan PWI Gresik
“Siang hari ini kita berkumpul bersama tokoh-tokoh hebat yang memiliki dedikasi dan kontribusi, sekecil apa pun, tetapi memberikan dampak dan manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh seluruh masyarakat Kabupaten Gresik,” ujar Bupati Fandi Akhmad Yani, Jumat (7/8/2026).
Ketua DPRD Kabupaten Gresik, M. Syahrul Munir, turut mengapresiasi konsistensi PWI dalam mengawal iklim demokrasi dan arah pembangunan daerah melalui apresiasi jurnalistik. Pihaknya mendorong keberadaan media massa untuk senantiasa menjadi jembatan penyeimbang antara kebijakan pemerintah dan dinamika publik di era disrupsi informasi.
Ketua PWI Kabupaten Gresik, Deni Ali Setiono, memaparkan bahwa penilaian mendalam menetapkan RS Wates Husada layak menerima trofi penganugerahan lantaran dedikasinya dalam program rehabilitasi kesehatan yang sejalan dengan agenda daerah dalam menyiapkan Generasi Emas.
Baca Juga: Hipnotis Tamu Undangan GPA Award 2026, Nusa Octave Orchestra SMANUSA Gresik Tampil Memukau
"Rumah Sakit Wates Husada menerima apresiasi Giri Pancasuar Award 2026 karena konsisten menghadirkan program rehabilitasi medis dan sosial bagi masyarakat di Gresik. Program yang dijalankan tidak hanya mendukung pemerintah, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi kesehatan fisik dan mental warga," tegas Deni Ali Setiono.
Direktur Utama RS Wates Husada, dr. Titin Ekowati, menjelaskan bahwa layanan rehabilitasi medis dan sosial di tempatnya dirancang secara komprehensif untuk membantu pasien memulihkan fungsi fisik, mental, hingga kemampuan sosial agar dapat kembali hidup mandiri di tengah masyarakat.
Layanan terpadu tersebut ditangani langsung oleh tim multidisiplin yang terdiri atas dokter spesialis, fisioterapis, pekerja sosial, hingga psikolog. Tim interdisipliner ini fokus menangani pasien pascastroke, pemulihan cedera fisik, gangguan kesehatan jiwa, hingga pendampingan pemulihan ketergantungan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA).
Baca Juga: Apresiasi Para Pelopor Pembangunan, PWI dan DPRD Gresik Gelar Giri Pancasuar Awards 2026
"Layanan rehabilitasi sosial meliputi bimbingan psikososial melalui konseling, terapi aktivitas kelompok untuk meningkatkan kemampuan berinteraksi, pelatihan keterampilan hidup (life skills) agar pasien kembali produktif, serta program reintegrasi sosial sebagai persiapan kembali ke tengah keluarga dan masyarakat," pungkas dr. Titin Ekowati. (jar/han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik