RADAR GRESIK – Gresik United (GU) sukses menaklukkan Persekat Tegal dengan skor 2-1 dalam laga uji coba yang berlangsung di Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos), Gresik, Sabtu (17/10). Kemenangan dramatis tersebut diraih Laskar Giri di hadapan ribuan suporter setianya, Ultras Gresik.
Hasil positif ini menjadi modal berharga bagi tim asuhan Joko Susilo untuk mematangkan skema dan koordinasi permainan menjelang bergulirnya kompetisi Liga Nusantara 2026/2027.
Pada paruh pertama, Gresik United sempat kesulitan mengembangkan permainan. Kerapatan lini tengah yang belum solid berhasil dimanfaatkan Persekat Tegal untuk mencuri gol lebih dulu pada menit ke-19 melalui skema serangan balik mematikan.
Baca Juga: Matangkan Skuad, Gresik United Agendakan Dua Laga Uji Coba Jelang Kick-off Liga Nusantara
Tertinggal 0-1, Gresik United langsung merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Kendati sejumlah peluang berhasil diciptakan, rapatnya benteng pertahanan tim tamu membuat skor bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, juru taktik Joko Susilo melakukan perubahan strategi secara signifikan. Gresik United tampil lebih agresif, rapi, dan terorganisasi dalam membongkar barisan belakang lawan.
Langkah cepat tersebut membuahkan hasil pada menit ke-55. Wasit menunjuk titik putih usai penyerang GU, Alvi, dijatuhkan bek Persekat di dalam kotak penalti. Alvi yang bertindak sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan mengubah skor menjadi 1-1.
Baca Juga: Tundukkan Pasuruan United 2-0 pada Laga Uji Coba, Lini Depan Gresik United Kian Tajam
Gelombang gempuran tuan rumah tak kendor. Pada menit ke-75, Gresik United berhasil membalikkan kedudukan menjadi 2-1. Gol kemenangan ini berawal dari umpan lambung terukur Kader ke mulut gawang lawan, yang langsung disambar dengan tembakan terarah oleh Shandy hingga mengoyak jala Persekat Tegal. Skor 2-1 bertahan hingga laga usai.
Pelatih Kepala Gresik United, Joko Susilo, mengaku cukup puas dengan hasil akhir laga uji coba ini, meski mencatat sejumlah pembenahan mendasar.
“Secara hasil ini cukup bagus. Namun, sebenarnya kami tidak ingin kebobolan lebih dahulu. Ada kesalahan individual dan koordinasi yang akhirnya bisa dimanfaatkan lawan menjadi gol,” ujar eks pelatih Arema FC tersebut.
Baca Juga: Tatap Liga Nusantara, Manajemen Gresik United Rampungkan Administrasi Pemain dan Siapkan Gejos
Joko menjelaskan, instruksi khusus pada babak kedua sengaja diberikan untuk mendorong para pemain tampil lebih tenang, berani melakukan penetrasi, dan memaksimalkan setiap peluang. Ia juga mengapresiasi atmosfer Gejos yang kembali dipenuhi dukungan suporter.
“Cukup puas bisa bermain di hadapan penonton sendiri. Ini yang saya inginkan, pemain bisa merasakan tekanan mental sebagai simulasi penting untuk menjaga kestabilan saat laga away nanti,” ucapnya.
Kendati demikian, evaluasi mendalam tetap menjadi prioritas, khususnya menyangkut penyelesaian akhir (finishing) dan ketangguhan saat duel perebutan bola.
Baca Juga: Pertajam Lini Serangan Menuju Liga Nusantara, Gresik United Boyong Top Skor Shahih Elang Rishandy
“Inilah yang saya cari dari uji coba. Mental pemain harus teruji ketika berada di bawah tekanan. Mereka harus mampu mengatasi situasi sulit dan tetap fokus menjalankan instruksi,” tambahnya.
Ke depan, Joko berharap Gresik United mendapatkan kesempatan menjalani laga uji coba tandang (away) dengan kehadiran suporter tim lawan guna makin mengasah keberanian dan kedewasaan bertanding anak asuhnya. (jar/han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik