Tatap Liga Nusantara 2026, Gresik United Matangkan Teamwork dan Genjot Menit Bermain Skuad

Fajar Yuliyanto • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:16 WIB
LATIHAN : Para pemain GU latihan di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik. (Foto : Ist/Radar Gresik)
LATIHAN : Para pemain GU latihan di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik. (Foto : Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Gresik United (GU) terus mematangkan persiapan menjelang bergulirnya kompetisi Liga Nusantara 2026. Usai melakoni laga uji coba sengit menghadapi PSIS Semarang pada Senin lalu, tim berjuluk Laskar Joko Samudro tersebut kembali menambah porsi jam terbang pemain melalui pertandingan uji coba kontra tim lokal PJB Gresik pada malam harinya.

Agenda uji coba maraton ini disiapkan tim pelatih guna menambah minute play atau menit bermain, terutama bagi para pilar yang masih minim kesempatan tampil di lapangan.

Pelatih Kepala Gresik United, Joko Susilo, mengungkapkan bahwa pemenuhan menit bertanding sangat penting untuk memastikan kesiapan fisik dan mental seluruh penggawa sebelum kompetisi resmi dimulai.

Baca Juga: Uji Coba Laga Pramusim: Gresik United Imbangi PSIS Semarang Tanpa Gol di Gejos

“Kemarin kami sudah latihan bersama dengan PJB, minute play pemain yang masih kurang diperbanyak,” ujar Joko Susilo.

Menurut juru taktik yang akrab disapa Gethuk ini, persentase kesiapan skuad Gresik United saat ini berada di angka 60 persen. Kendati demikian, ia menilai grafik perkembangan kondisi fisik dan motivasi anak asuhnya menunjukkan tren yang sangat positif seiring mendekati jadwal kick-off.

“Kondisi anak-anak lagi bagus dan sangat bersemangat menjelang liga. Tim pelatih sudah menyiapkan program yang memang berfokus pada penambahan minute play,” imbuhnya.

Baca Juga: Dipantau Manajemen dari Turnamen OPD, Dua Pemain Senior Asli Gresik Ikut Trial Gresik United

Lebih lanjut, Joko menegaskan bahwa uji coba bukan sekadar mengejar skor akhir, melainkan wadah krusial untuk mengasah kekompakan (teamwork) serta menemukan komposisi terbaik. Ia terus menggembleng alur bola dari kaki ke kaki serta penyelesaian akhir (finishing) di depan gawang lawan.

“Ini menyangkut teamwork dan pemain butuh simulasi game yang serius. Atmosfer uji coba berbeda dengan internal game. Dari uji coba melawan tim lain, baru kelihatan mana pemain yang belum siap, banyak melakukan kesalahan, atau masih dominan egonya,” jelasnya.

Mentalitas bertanding para pemain GU sendiri dinilai mengalami lonjakan positif, terutama setelah berhasil menahan imbang tim selevel PSIS Semarang pada laga sebelumnya. Permainan agresif dan keberanian meladeni tim berkelas menjadi modal berharga bagi Laskar Joko Samudro.

Baca Juga: Gresik United Matangkan Tim Terbaik Untuk Liga Nusantara 2026

Ke depan, Joko memastikan level calon lawan uji coba akan terus ditingkatkan demi menguji ketahanan tim di bawah tekanan tinggi.

Terkait rumor yang beredar luas di media sosial mengenai agenda uji coba melawan Persela Lamongan, manajemen maupun tim pelatih belum memberikan konfirmasi resmi. Namun, Joko memberi sinyal bahwa GU telah mengagendakan laga uji coba berikutnya melawan tim-tim dari kompetisi di atasnya.

“Yang jelas ada lagi agenda uji coba lawan tim Liga 2. Setelah ini juga ada, ditunggu saja. Bisa jadi seperti kemarin lawan tim Elite Pro Academy,” pungkasnya. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
psis PJB GU gresik united semarang