Dikukuhkan Jadi Dewan Pakar ICMI Jatim, Ning Lia Dorong ICMI Hadir Beri Solusi Bagi Masyarakat

Hany Akasah • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 17:05 WIB
Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama (Ning Lia), resmi dikukuhkan sebagai Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Orwil Jawa Timur. (Foto : Ist/Radar Gresik)
Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama (Ning Lia), resmi dikukuhkan sebagai Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Orwil Jawa Timur. (Foto : Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, S.H.I., S.Sos., S.Sos.I., M.E.I., resmi dikukuhkan sebagai Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah (Orwil) Jawa Timur periode 2026–2031. Processi pengukuhan berlangsung khidmat di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Amanah baru ini makin memperluas ruang pengabdian figur yang akrab disapa Ning Lia tersebut di lingkungan intelektual, melengkapi kiprah utamanya sebagai senator yang memperjuangkan aspirasi masyarakat Jawa Timur di tingkat nasional.

Baca Juga: Pancasila Jadi Aksi Nyata di Akar Rumput, Ning Lia Apresiasi Program Kampung Pancasila Surabaya

Agenda pelantikan tersebut dihadiri oleh jajaran akademisi, ulama, tokoh masyarakat, hingga pimpinan daerah. Gubernur Jawa Timur dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., Ph.D.

Ditemui usai prosesi pengukuhan, Ning Lia menegaskan bahwa amanah sebagai Dewan Pakar merupakan ruang strategis untuk menjembatani disiplin keilmuan dengan realitas sosial di lapangan. Berbekal latar belakang akademik lintas disiplin serta pengalaman kepemimpinan di berbagai organisasi kelembagaan, ia mendorong agar kaum cendekiawan tidak membatasi diri dalam ruang wacana akademis semata.

"Amanah di ICMI merupakan ruang untuk terus belajar, berkhidmat, dan memperluas kolaborasi. Cendekiawan harus semakin dekat dengan masyarakat, memahami persoalan yang berkembang di akar rumput, serta menghadirkan gagasan yang memberikan manfaat nyata bagi umat, daerah, dan bangsa," ujar Ning Lia.

Baca Juga: Asal Muasal Ning Lia Disapa Senator Cantik dan Humble, Julukan Luwes yang Berakar dari Jiwa Aktivis

Senator asal Jatim ini menambahkan bahwa perkembangan zaman menuntut para intelektual untuk terlibat aktif merumuskan formulasi solusi atas berbagai tantangan kompleks, mulai dari pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), penguatan ekonomi kerakyatan, pendidikan, hingga ketahanan sosial.

Posisi ganda Ning Lia sebagai wakil daerah di DPD RI sekaligus Dewan Pakar ICMI Jatim diyakini akan memperkuat penyelarasan antara aspirasi riil masyarakat daerah, pemikiran akademis, serta perumusan kebijakan publik di tingkat nasional.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menggarisbawahi pentingnya memperkuat ekosistem kolaborasi pentahelix—yang melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, pesantren, hingga organisasi masyarakat—dalam mengakselerasi pembangunan daerah.

Baca Juga: Kenapa PPHN Kembali Dibahas? Ning Lia Tekankan Pentingnya Arah Pembangunan Berkelanjutan

"ICMI memiliki posisi yang sangat strategis sebagai simpul perjumpaan para intelektual. Kapasitas keilmuan dan kepakaran para anggotanya diharapkan melahirkan rekomendasi serta inovasi kebijakan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Jawa Timur," ungkap Emil Dardak.

Pengukuhan pengurus ICMI Orwil Jatim periode 2026–2031 ini menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk menjawab tantangan era transformasi digital, ketahanan pangan, hingga peningkatan kesejahteraan sosial melalui pendekatan berbasis sains dan kepekaan nurani.

Melalui kepengurusan baru ini, ICMI Jatim berkomitmen agar ilmu pengetahuan tidak hanya berhenti sebagai wacana, melainkan hadir sebagai daya dorong nyata bagi kemajuan Jawa Timur dan Indonesia. (han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
emil elestianto surabaya gresik Lia Istifhama Grahadi