Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Awal Ramadan Diguyur Hujan, BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Lebat di Jatim 17–19 Februari

Hany Akasah • Rabu, 18 Februari 2026 | 15:08 WIB
Ilustrasi Hujan (Foto: Unsplash)
Ilustrasi Hujan (Foto: Unsplash)

RADAR GRESIK - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Jawa Timur mengeluarkan peringatan dini potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Jawa Timur untuk tanggal 17–19 Februari 2026.

Berdasarkan informasi resmi dari BMKG Jawa Timur yang dirilis pada 17 Februari 2026, beberapa daerah berstatus siaga akibat potensi hujan lebat hingga sangat lebat.

Pada Selasa (17/2), wilayah Lumajang dan Magetan ditetapkan dalam level siaga. Sementara itu, sejumlah daerah lain seperti Banyuwangi, Blitar, Bondowoso, Gresik, Kediri, Lamongan, Malang, Mojokerto, Pasuruan, Probolinggo, Sidoarjo, Tuban, Tulungagung, Ngawi, Pacitan, dan Ponorogo berada pada level waspada dengan potensi hujan sedang hingga lebat.

Memasuki Rabu (18/2), Lumajang masih berstatus siaga. Adapun wilayah Banyuwangi, Bondowoso, Jember, Jombang, Pasuruan, Tuban, Tulungagung, Magetan, Ngawi, Pacitan, dan Ponorogo berada dalam kategori waspada. BMKG juga mengeluarkan peringatan dini hujan disertai petir untuk Banyuwangi, Sumenep, dan Pacitan.

Sementara pada Kamis (19/2), wilayah Kediri dan Tulungagung berstatus siaga. Level waspada meliputi Banyuwangi, Bondowoso, Malang, Lumajang, Pasuruan, Probolinggo, Situbondo, dan Magetan.

Peringatan dini hujan disertai petir juga berlaku di Kediri, Batu, Malang, Lumajang, Probolinggo, dan Tulungagung.

BMKG mengimbau masyarakat untuk menghindari daerah rawan bencana longsor dan banjir serta mewaspadai potensi cuaca ekstrem, terutama pada siang hingga malam hari. Masyarakat juga diminta mempersiapkan perlengkapan darurat guna mengantisipasi kemungkinan bencana.

Selain itu, pemerintah daerah dan masyarakat diimbau memperhatikan sistem drainase serta kondisi saluran dan resapan air agar mampu menampung curah hujan dengan intensitas tinggi selama musim hujan.

BMKG juga mengingatkan bahwa musim hujan dapat menjadi momentum untuk menanam pohon sebagai upaya investasi lingkungan jangka panjang guna mengurangi risiko banjir dan memperkuat daya serap air.

Masyarakat diminta terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui aplikasi INFO BMKG, layanan pesan singkat BMKG-KOMDIGI, media sosial resmi BMKG, maupun Call Center 196. (za/han) 

Editor : Hany Akasah
#BMKG #jatim #gresik #Ramadan #Hujan