Lawan Petugas Saat Disergap, Dua Spesialis Curanmor Minimarket Ditembak Resmob Polres Gresik

Yudhi Dwi Anggoro • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 10:01 WIB
DITEMBAK : Kedua tersangka Sahal dan Muhammad Parug ditembak kakinya usai melakukan pencurian kendaraan bermotor diamankan di Mappolres Gresik. (Foto : Ist/Radar Gresik)
DITEMBAK : Kedua tersangka Sahal dan Muhammad Parug ditembak kakinya usai melakukan pencurian kendaraan bermotor diamankan di Mappolres Gresik. (Foto : Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik berhasil menggulung komplotan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas wilayah yang kerap meresahkan warga.

Dua orang tersangka, yakni Sahal asal Kecamatan Semampir, Surabaya, dan Muhammad Parug asal Kecamatan Simokerto, Surabaya, terpaksa dihadiahi timah panas oleh petugas usai mencoba melawan saat diamankan.

Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, didampingi Kasatreskrim AKP M. Prasetyo membeberkan bahwa penangkapan kedua tersangka dilakukan oleh Tim Unit Resmob di bawah pimpinan Kanit Resmob Ipda Andi Muh. Asyraf Gunawan pada Jumat (25/9/2026).

Baca Juga: Lindungi Hak Anak, Dinas KBPPPA Gresik Turun Tangan Dampingi Korban Dugaan Kekerasan di Ponpes

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan seorang warga, Amelia (26), yang kehilangan sepeda motor Honda Beat warna hitam berplat nomor W-4558-FV di area parkir Indomaret, Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas.

Korban yang sedang melakukan transaksi di dalam minimarket sekitar pukul 10.50 WIB kaget saat kembali 20 menit kemudian dan mendapati kendaraannya sudah lenyap.

Berdasarkan rekaman kamera CCTV minimarket, terlihat dua pria tak dikenal menggasak motor korban. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp21 juta dan langsung melapor ke Mapolres Gresik.

Baca Juga: Haka Auto Dorong Gaya Hidup Ramah Lingkungan Melalui Mobilitas yang Lebih Efisien

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Resmob bergerak cepat melakukan perburuan. Hanya dalam hitungan jam, petugas mengendus keberadaan kedua pelaku di kawasan Kebomas.

"Petugas melakukan pengembangan hingga sekitar pukul 13.30 WIB dan berhasil menyergap kedua terduga pelaku di sekitar Jalan Usman Sadar, Kecamatan Gresik. Karena bertindak kooperatif dan mencoba melawan saat ditangkap, petugas mengambil tindakan tegas terukur menembak kaki kedua tersangka," ujar AKBP Ramadhan Nasution saat konferensi pers di Mapolres Gresik, Selasa (29/9/2026).

Dari hasil penggeledahan dan pemeriksaan awal, kedua tersangka mengakui perbuatannya. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan seperangkat alat kejahatan berupa delapan mata kunci T, dua kunci L, satu magnet pendorong, satu kunci pas ring, serta tiga kunci motor palsu.

Baca Juga: Dikukuhkan Jadi Dewan Pakar ICMI Jatim, Ning Lia Dorong ICMI Hadir Beri Solusi Bagi Masyarakat

Polisi juga menyita satu unit sepeda motor Honda Beat Street bernopol L-5497-PL yang digunakan sebagai sarana aksi, dua unit ponsel, jaket ojek online (Gojek), topi, helm, rekaman CCTV, serta motor Honda Beat milik korban.

Pengembangan sementara penyidik menunjukkan bahwa kedua bandit ini diduga kuat terlibat dalam aksi curanmor di enam lokasi berbeda di wilayah hukum Polres Gresik.

Antara lain di Indomaret Randuagung, Indomaret depan Kantor Kecamatan Kebomas, Toko Bahagia Jalan Sunan Giri, Indomaret Jalan Jawa Gresik Kota Baru (GKB), Toko Elektronik Jalan Panglima Sudirman, serta Toko Roti kawasan GKB.

Baca Juga: Dikukuhkan Jadi Dewan Pakar ICMI Jatim, Ning Lia Dorong ICMI Hadir Beri Solusi Bagi Masyarakat

"Enam lokasi kejadian tersebut masih kami dalami dan verifikasi. Penyidik terus memeriksa saksi, mengumpulkan bukti, serta menelusuri kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain," tegas Ramadhan.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama tujuh tahun.

Di sisi lain, kebahagiaan tampak dari raut wajah Amelia saat menerima kembali sepeda motor miliknya yang diserahkan langsung oleh jajaran Polres Gresik tanpa dipungut biaya.

Baca Juga: Resahkan Peternak, Ular Piton di Kandang Kambing Warga Gedangkulut Dievakuasi Damkarla Menganti

"Saya sangat berterima kasih kepada Polres Gresik karena motor saya yang dicuri bisa ditemukan dengan cepat. Padahal sepeda motor sudah saya kunci setang, tapi ternyata masih bisa dibobol. Saya mengimbau masyarakat agar selalu memasang kunci ganda untuk keamanan tambahan," ungkap Amelia di Mapolres Gresik.

Polres Gresik mengingatkan masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan di area publik serta segera melaporkan ke kepolisian apabila melihat atau menjadi korban tindakan kriminalitas. (yud/han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
gresik Curanmor Pelaku Satreskrim polres