Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Ditinggal ke Kandang Sapi, Rumah Warga di Bawean Gresik Dibobol Maling, Uang dan Emas Senilai Rp100 Juta Amblas

Yudhi Dwi Anggoro • Senin, 18 Mei 2026 | 06:12 WIB
DIBOBOL MALING: Rumah warga Dusun Serambah, Desa Kebontelukdalam, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik, yang menjadi sasaran aksi pencurian. (Ist/Radar Gresik)
DIBOBOL MALING: Rumah warga Dusun Serambah, Desa Kebontelukdalam, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik, yang menjadi sasaran aksi pencurian. (Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Aksi pencurian dengan pemberatan melanda wilayah kepulauan. Rumah milik Sanwaidi (32), warga Dusun Serambah, Desa Kebontelukdalam, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, dibobol maling.

Akibat insiden tersebut, korban harus merelakan uang tunai dan perhiasan emas miliknya amblas dengan total kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp100 juta.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui pada Rabu (13/5) sekitar pukul 04.00 WIB oleh istri korban yang saat itu hendak bersiap mengantar anaknya ke sekolah di SDIT Sangkapura.

Baca Juga: Muatan Dekorasi Miring, Mobil Gran Max Terguling dan Hantam Dua Kendaraan di Duduksampeyan Gresik

Saat memasuki kamar yang biasa digunakan untuk menyimpan barang berharga, ia curiga melihat kondisi kamar yang janggal.

“Waktu istri saya masuk ke kamar, dompet sudah berada di atas kasur dan tirai jendela dalam keadaan bergeser. Setelah itu, istri saya spontan melihat kotak tempat penyimpanan emas dan ternyata sudah tidak ada. Dia langsung membangunkan saya. Saat saya memeriksa lemari, beberapa tas juga ikut hilang,” ujar Sanwaidi.

Sanwaidi menceritakan, saat perkiraan waktu kejadian, dirinya sedang tidak berada di dalam rumah karena harus menjaga kandang sapi miliknya hingga pukul 02.00 WIB.

Baca Juga: Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polres Gresik Sukses Panen Raya Jagung 80 Ton di Panceng

Sementara istri dan anaknya sudah tertidur lelap di kamar sebelah. Mengingat kamar tempat penyimpanan barang berharga tersebut memang jarang ditiduri, pelaku diduga leluasa melancarkan aksinya.

Pelaku diduga kuat masuk dengan cara mencongkel jendela rumah antara pukul 00.00 WIB hingga 01.00 WIB. Total ada empat tas yang digondol pelaku, terdiri dari dua tas gendong dan dua tas tangan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Polsek Sangkapura bergerak cepat. Setelah menerima informasi dari kepala dusun setempat, Anggota Unit Reskrim Polsek Sangkapura, Aipda Wijiono, langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Baca Juga: Diduga Rem Blong, Truk Tronton Hantam Empat Kendaraan dan Warkop di Menganti Gresik

“Iya, setelah mendapatkan laporan dari Pak Kasun (Kepala Dusun), kami langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan. Intinya pemilik rumah tidak mengetahui pasti kapan pelaku masuk karena istri dan anaknya sedang tidur, sementara suaminya berada di kandang sapi,” terang Aipda Wijiono.

Dari hasil penyisiran di sekitar lokasi kejadian, petugas menemukan beberapa tas milik korban dibuang oleh pelaku di samping rumah dan di area persawahan yang berjarak sekitar 40 meter.

Pelaku diduga kuat hanya menguras isi tas berupa uang dan perhiasan emas, lalu membuang wadahnya untuk menghilangkan jejak.

Baca Juga: Atrium Gressmall Full! Antusiasme Membludak di Meet and Greet Film Sekawan Limo 2: Gunung Klawih

Keresahan melanda warga pasca-insiden ini. Kepala Dusun Serambah, Saiful, berharap pihak kepolisian bisa segera mengidentifikasi dan menangkap pelaku agar memberikan efek jera serta mengembalikan rasa aman di lingkungannya.

Selain menyerahkan proses hukum ke kepolisian, Saiful juga mengimbau kepada seluruh jaringan pedagang atau saudagar emas yang berada di Pulau Bawean untuk meningkatkan kewaspadaan.

"Kami meminta kerja sama dari para saudagar emas di Bawean. Harap waspada dan melapor jika ada orang dengan gerak-gerik mencurigakan yang mencoba menjual perhiasan emas dalam waktu dekat ini," pungkas Saiful.

Baca Juga: Menolak Lupa Sejarah, GP Ansor Gresik Gali Pengalaman Ketua dari Masa ke Masa

Hingga saat ini, kasus pencurian bernilai ratusan juta tersebut masih dalam penanganan intensif pihak kepolisian guna penyelidikan lebih lanjut. (yud/han)

Editor : Hany Akasah
#maling #Perhiasan #gresik #BAWEAN #pencuri