Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Kasus Bayi Driyorejo Diduga Pembunuhan, Tim Resmob Polres Gresik Buru Pelaku Lewat Rekaman CCTV Jalur Desa

Yudhi Dwi Anggoro • Kamis, 16 April 2026 | 04:33 WIB
Pilu : Polisi saat melakukan olah TKP penemuan mayat bayi laki - laki dekat Jalan Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Gresik. (Dok/Radar Gresik)
Pilu : Polisi saat melakukan olah TKP penemuan mayat bayi laki - laki dekat Jalan Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Gresik. (Dok/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik terus melakukan pengejaran intensif terhadap pelaku pembuangan jasad bayi laki-laki di tepi jalan Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo.

Kasus yang semula diduga sebagai pembuangan bayi biasa, kini naik status menjadi dugaan pembunuhan berencana setelah ditemukannya sejumlah luka pada tubuh korban.

Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Arya Widjaya, mengungkapkan bahwa pihaknya kini tengah menyisir rekaman CCTV di sepanjang jalur utama hingga radius 5 kilometer dari titik penemuan jasad.

Baca Juga: Temuan Jasad Bayi di Driyorejo: Hasil Autopsi Ungkap Luka Benda Tumpul, Polisi Duga Ada Unsur Pembunuhan

Langkah ini diambil untuk memetakan arah pergerakan pelaku, baik saat mendatangi lokasi maupun sesaat setelah melakukan aksinya.

“Kami saat ini menyisir CCTV di sekitar lokasi hingga radius 5 kilometer untuk mengetahui pelaku yang membuang bayi. Rekaman CCTV sangat penting untuk mengetahui arah pergerakan pelaku saat menuju lokasi dan sepulang melakukan aksinya,” ujar AKP Arya, Rabu (15/4/2026).

Fakta memilukan terungkap dari hasil otopsi tim medis RSUD Ibnu Sina. Berdasarkan pemeriksaan, bayi yang diperkirakan berusia dua minggu tersebut diduga kuat menjadi korban kekerasan sebelum akhirnya dibuang. Tim dokter menemukan adanya bekas luka akibat hantaman benda tumpul di beberapa bagian vital.

Baca Juga: Ditemukan di Lahan Kosong, Jasad Bayi Laki-laki di Driyorejo Meninggal Kurang dari 24 Jam

“Hasil otopsi menunjukkan adanya luka di bagian kepala, tangan, kaki, mulut, dan hidung. Selain itu, ditemukan pembengkakan pada bagian hidung dan mulut. Sehingga kuat dugaan, kasus ini bukan sekadar pembuangan bayi, melainkan pembunuhan,” ungkap Arya lebih lanjut.

Kondisi fisik jasad menunjukkan bahwa bayi tersebut baru saja meninggal dunia kurang dari 24 jam sebelum ditemukan, atau sekitar 18 jam sebelum tindakan otopsi dilakukan.

Saat ini, Tim Resmob Polres Gresik masih bekerja di lapangan untuk mendalami bukti-bukti yang mengarah pada identitas pelaku.

Baca Juga: Geger Penemuan Jasad Bayi dalam Kantong Plastik di Driyorejo Gresik, Polisi Buru Pelaku Pembuangan

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, jasad bayi malang tersebut pertama kali ditemukan dalam kantong kresek hitam oleh seorang warga bernama Maskut (37) pada Rabu, (25/3) lalu. 

Kala itu, saksi sedang mencari tanaman herbal kumis kucing di lahan kosong tepi jalan desa sebelum dikejutkan dengan bungkusan yang mengeluarkan bau tidak sedap.

Pihak kepolisian berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini hingga pelaku yang tega menghabisi nyawa bayi tersebut dapat ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum. (yud/han) 

Editor : Hany Akasah
#bayi #CCTV #gresik #Driyorejo #polres