Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Jamin Stok Daging Nataru 2026 Aman, Dispertan Gresik Pastikan Hewan Ternak Bebas PMK

Fajar Yuliyanto • Minggu, 28 Desember 2025 | 19:56 WIB
VAKSINASI: Kabid Peternakan Dispertan Gresik, Viki Mustofa, saat melakukan peninjauan dan vaksinasi pada hewan ternak guna memastikan kondisi kesehatan hewan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
VAKSINASI: Kabid Peternakan Dispertan Gresik, Viki Mustofa, saat melakukan peninjauan dan vaksinasi pada hewan ternak guna memastikan kondisi kesehatan hewan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

RADAR GRESIK – Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan) Kabupaten Gresik memastikan ketersediaan stok hewan ternak untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 dalam kondisi aman.

Selain jumlah yang mencukupi, kesehatan hewan ternak juga menjadi prioritas utama guna menjamin kualitas daging yang beredar.

Kabid Peternakan Dispertan Gresik, Viki Mustofa, menyatakan bahwa suplai hewan ternak di wilayah Kabupaten Gresik hingga saat ini masih sangat terkendali. Aktivitas di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rumah Potong Hewan (RPH) pun dipastikan berjalan normal untuk memenuhi permintaan pasar.

Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan daging selama libur panjang, Dispertan telah menyiagakan seluruh UPT RPH dan Rumah Potong Unggas (RPU) binaan.

“Stok hewan ternak untuk kebutuhan Natal dan Tahun Baru masih mencukupi. UPT RPH tetap memberikan pelayanan seperti biasa untuk memastikan ketersediaan daging segar bagi masyarakat Gresik,” ujar Viki, Jumat (26/12).

Selain menjamin kuantitas, faktor kesehatan ternak tidak luput dari pengawasan. Dispertan Gresik terus melakukan vaksinasi secara masif sebagai langkah preventif terhadap Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Program vaksinasi ini ditargetkan berjalan konsisten hingga tahun 2030 agar Gresik benar-benar terbebas dari wabah tersebut.

“Insyaallah semua ternak yang sudah mukim di Gresik sudah divaksin dan dalam pengawasan petugas. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir mengenai kualitas kesehatan daging yang akan dikonsumsi,” tegasnya.

Kesiapan stok ini juga selaras dengan visi Bupati Gresik melalui program Nawa Karsa, yakni mewujudkan "Gresik Baru Lebih Maju". Dispertan berkomitmen menyediakan gizi protein hewani yang halal, thoyyib, dan sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI).

“Kami berharap UPT RPH Gresik menjadi pusat pelayanan prima yang mampu menyediakan protein hewani berkualitas dan sesuai syariat. Hal ini sangat penting mengingat Gresik dikenal sebagai Kota Santri dan Kota Wali,” pungkas Viki.

Dengan pengawasan ketat dari petugas lapangan dan ketersediaan stok yang melimpah, harga daging di pasar tradisional Gresik diharapkan tetap stabil hingga penghujung pergantian tahun nanti. (jar/han)

Editor : Hany Akasah
#PMK #Daging #gresik #nataru #DINAS pertanian