Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Bukti Program 100 Hari Kerja, Wabup Gresik Resmikan Ruang Rawat Inap Puskesmas Sangkapura Bawean

Hany Akasah • Kamis, 24 April 2025 | 00:41 WIB
PROGRAM 100 HARI BUPATI0WABUP: Wakil Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif meresmikan Ruang Rawat Inap di Puskesmas Sangkapura, Pulau Bawean, Selasa (22/4/2025).
PROGRAM 100 HARI BUPATI0WABUP: Wakil Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif meresmikan Ruang Rawat Inap di Puskesmas Sangkapura, Pulau Bawean, Selasa (22/4/2025).

RADAR GRESIK - Wakil Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif meresmikan Ruang Rawat Inap di Puskesmas Sangkapura, Pulau Bawean, Selasa (22/4/2025). Ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik dalam menghadirkan pelayanan kesehatan berkualitas yang menjangkau semua masyarakat, hingga di wilayah kepulauan.

Peresmian Rawat Inap Puskesmas ini juga menjadi bukti realisasi program 100 Hari Kerja Bupati-Wakil Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Asluchul Alif.

“Pembangunan ruang rawat inap di Puskesmas Sangkapura ini merupakan bagian dari program 100 hari kerja yang harus direalisasikan. Kami tidak ingin masyarakat Bawean mengalami kesulitan akses layanan kesehatan. BPJS harus dimaksimalkan, dan fasilitas rawat inap ini adalah salah satu jalannya,” tegas dr. Alif dalam sambutannya.

Wabup Asluchul Alif juga menekankan bahwa Pulau Bawean mendapatkan perhatian khusus dalam aspek pelayanan kesehatan. “Jangan sampai masyarakat Bawean merasa tidak terjamin kesehatannya. Ini amanah yang harus kami tunaikan,” pungkasnya. Dengan kesuksesan program Universal Health Coverage (UHC) di mana Pemkab Gresik telah membayar asuransi kesehatan warga yang tidak terdaftar BPJS kesehatan mandiri, maka warga bisa berobat gratis saat Puskesmas sudah bisa melayani pasien BPJS. 

Sementara ini telah disediakan empat kamar rawat inap di Puskesmas Sangkapura dan direncanakan akan ada penambahan hingga akhir tahun. Pemkab Gresik juga berupaya melakukan percepatan proses akreditasi Puskesmas Sangkapura agar bisa segera melayani pasien BPJS.

Hal ini karena banyak pasien non-emergency datang ke rumah sakit dan ditolak karena memang RS diperuntukkan bagi kasus darurat dan spesialistik. Sehingga jika puskesmas memiliki fasilitas rawat inap, pelayanan akan lebih efektif dan terdistribusi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, dr. Mukhibatul Khusnah, dalam laporannya menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Gresik atas dukungan luar biasa terhadap peningkatan fasilitas kesehatan.


“Program Gresik Sehati yang menjadi prioritas dalam 100 hari kerja kini telah terealisasi dengan penambahan enam puskesmas rawat inap, termasuk di Sangkapura. Harapannya, perawatan dapat dilakukan lebih dekat, cepat, dan intensif,” ujar dr. Khusnah.

Dalam peresmian ini hadir juga Ketua GOW dr. Shinta Puspita Sari, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, Kepala Dinas PMD Gresik Abu Hasan, Sekretaris Dinas Kesehatan dr. Rini Sulistyoasih, serta Kepala Puskesmas Sangkapura drg. Saiful Umami.

Peresmian Ruang Rawat Inap Puskesmas Sangkapura ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan Wakil Bupati Gresik ke Kepulauan Bawean. Agenda lainnya adalah penyerahan simbolis kunci rumah tahan gempa bantuan untuk korban yang rumahnya rusak berat saat gempa Bawean, peletakan batu pertama pembangunan Polsek Tambak bersama Polda Jatim, meninjau irigasi pertanian, serta pelayanan kependudukan.(*/adv/fai)

Editor : Hany Akasah
#Komitmen #kesehatan #fandi akhmad yani #Puskesmas #BPJS Kesehatan #ASLUCHUL ALIF #rawat inap #realisasi