RADAR GRESIK – Siapa sangka, ide kreatif dari Kelurahan Kemuteran untuk membuat inovasi "Wali Somad Berserban" yang merupakan akronim Warung Balita Sehat: Optimalisasi Dana Berbasis Intrepreneur dan Sharing Bantuan CSR, mengantarkan Kelurahan Kemuteran dalam seleksi tahap satu kategori khusus lomba inovasi daerah oleh Bappeda Pemkab Gresik.
Dalam pengumuman tahap seleksi, terdapat tujuh tim yang lolos sebagai nominator kategori khusis. Selain Kelurahan Kemuteran, enam tim lainnya juga berhasil melaju, yaitu tim Lantus Puskesmas Wringinanom, tim inovasi UPT SMPN 18 Gresik, tim inovasi UPT SMPN 3 Gresik, Dinas Perpustakaan Gresik, UPT SMPN 1 Gresik, dan UPT SMPN 20 Gresik
Kepala Lurah Kemuteran, Rizal Githrif memuturkan Inovasi Wali Somad Berserban ini tidak hanya menyediakan makanan bergizi bagi balita, tetapi juga memberdayakan ibu-ibu kader posyandu untuk menjadi wirausahawan.
"Kami juga memiliki beragam menu seperti, zuppa soup, yang telah dipatenkan dan bersertifikat halal. Ada juga variasi rasa yang menarik, seperti zuppa soup original dan manis, serta menu lainnya seperti pastel tutup dan klapetart," ujar Rizal.
Rizal optimistis inovasi Kelurahan Kemuteran akan mampu berbicara banyak dalam ajang Gresik Inovasi. Rizal menambahkan bahwa Warung Balita Sehat memiliki bilai tambah selain turut mwndukung upaya menurunkan angka stunting di Gresik.
"Ini upaya kami dalam memberikan solusi gizi bagi balita, selain itu juga membuka peluang ekonomi bagi ibu-ibu kader posyandu. Mereka kini tidak hanya menjadi kader kesehatan, tetapi juga menjadi pengusaha kuliner," imbuh Rizal. (rir/han)
Editor : Hany Akasah