Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Tragedi Drama di Lapangan, Penyebab Tim Sepak Bola Balongpanggang Gagal Melenggang ke Final Porkab Gresik

Riri Masfardian • Jumat, 30 Agustus 2024 | 14:49 WIB
Komdis ASKAB Gresik mengeluarkan kartu merah gagal tim Balongpanggang
Komdis ASKAB Gresik mengeluarkan kartu merah gagal tim Balongpanggang

RADAR GRESIK – Kejutan besar mengguncang Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Gresik.

Jelang laga final, Komisi Disiplin (Komdis) Asosiasi Sepak Bola Kabupaten Gresik (ASKAB PSSI Gresik) mengeluarkan keputusan mengejutkan yang menyingkirkan Kecamatan Balongpanggang dari partai final.

Dalam keputusan bernomor 03/KOMDIS-ASKAB. PSSIGRESIK/VIII/2024, Komdis menemukan adanya pelanggaran serius terkait penggunaan data palsu dalam proses pendaftaran pemain.

Hasil investigasi mendalam mengungkapkan bahwa salah satu pemain Balongpanggang dengan inisial MAM ternyata bukanlah pemain yang terdaftar secara resmi. Pemain tersebut terbukti menggunakan identitas palsu untuk mengikuti pertandingan.

Pelanggaran ini jelas-jelas bertentangan dengan ketentuan Technical Handbook cabor sepakbola Porkab Gresik tahun 2024. Pasal A. Kelayakan Atlet, poin 2. Persyaratan Tambahan, secara tegas melarang penggunaan data atau informasi palsu dalam proses pendaftaran.

Atas pelanggaran berat tersebut, Komdis memutuskan bahwa Balongpanggang dinyatakan kalah 0-3 pada pertandingan semifinal melawan Kecamatan Cerme.

Dengan demikian, Kecamatan Cerme otomatis lolos ke babak final dan akan berhadapan dengan Kecamatan Kebomas. Sementara itu, Balongpanggang harus puas memperebutkan posisi ketiga melawan Kecamatan Gresik.

Hal ini tentu menjadi pukulan telak bagi Kecamatan Balongpanggang yang sebelumnya digadang-gadang sebagai salah satu favorit juara.

Mohammad Su'ud membenarkan hal tersebut, diungkapkannya bahwa rapat komdis langsung digelar kemarin, Kamis (29/8) dengan dihadiri Andik Satria selaku ketua sidang sidampingi empat anggota sidang.

"Komdis menyatakan akibat kejadian ini, Kecamatan Balongoanggang batal ke final dan akan digantikan Kecamatan Cerme. Namun Balongpanggang masih memiliki kesempatan dalam perebutan juara tiga menghadapi Kecamatan Gresik. Keputusan Komdis ini bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat," terang Su'ud. (riri/han)

Editor : Hany Akasah
#balongpanggang #porkab #gresik #lapangan #Sepak Bola #komdis #Pemain #final