Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Gresik Sinergi Bersama Puskesmas Industri Cegah dan Tangani Stunting di Kelurahan Sidokumpul

Novia Andriyani • Rabu, 7 Februari 2024 | 22:53 WIB
‘AISYIYAH PEDULI STUNTING : PD dan PC ‘Aisyiyah Gresik memberikan bingkisan berisikan makanan bergizi untuk penanganan stunting  kepada 30 anak hebat yang di Kelurahan Sidokumpul Gresik.
‘AISYIYAH PEDULI STUNTING : PD dan PC ‘Aisyiyah Gresik memberikan bingkisan berisikan makanan bergizi untuk penanganan stunting kepada 30 anak hebat yang di Kelurahan Sidokumpul Gresik.

RADAR GRESIK - ‘Aisyiyah Kabupaten Gresik melalui Majelis Kesehatan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kabupaten Gresik  menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat terutama dalam  pencegahan dan penanganan stunting di kelurahan Sidokumpul, Gresik pada Hari Selasa (06/02).

Ketua PDA Gresik, Innik Hikmatin, S.Pd.,M.Pd.I yang hadir secara langsung turut mengapresiasi kegiatan lintas sektoral yang terjalin antara Kelurahan Sidokumpul Gresik, Puskesmas Industri dan Pimpinan Daerah (PD) serta Pimpinan Cabang (PC) ‘Aisyiyah melalui Majelis Kesehatan yang dikomandani Nurul Yopi, dalam program Mengintensifkan Gerakan ‘Aisyiyah Sehat ( GRASS) dan Rumah Gizi Berbasis Al-Ma’un  guna mencegah dan menangani stunting.

“Pencegahan dan penanganan Stunting yang dilakukan ‘Aisyiyah adalah bentuk Gerakan Da’wah amar ma’ruf nahi munkar dan tajdid. ‘Aisyiyah Gresik telah aktif berkontribusi dalam stunting sejak tiga tahun lalu dengan bersinergi bersama 3.086 wali murid yang berada di PAUD, KB,TK ‘Aisyiyah Kabupaten Gresik serta 389 guru yang tergabung dalam IGABA (Ikatan Guru Bustanul Athfal).” Ucap Innik Hikmatin.

Lurah Sidokumpul Mukhlisun, berharap anak-anak yang hadir  bisa mendapatkan asupan gizi yang tercukupi, dan juga perhatian dari para orang tua   secara psikologis dapat terpenuhi yang nantinya bisa menurunkan angka stunting.

Kegiatan yang diselenggarakan di Pendopo Kelurahan Sidokumpul Gresik juga dihadiri oleh Wakil Ketua PC ‘Aisyiyah Gresik, Rida Maelana Wahyuni, S.Kep.,Ners, Kepala Puskesmas Industri, dr. Dwi Puspitasari, serta Wakil ketua Majelis Kesehatan PDA Gresik yang juga Pejabat Sementara (PJs) Direktur RS Muhammadiyah, dr. Faridah Nur Aini, Sp.PK dengan membawa 30 anak yang mengalami stunting.                          

Sementara itu, Kepala Puskesmas Industri, dr. Dwi Puspitasari menyambut baik kerjasama dengan PDA Gresik. Ia mengatakan bahwa stunting merupakan masalah yang harus dihadapi bersama.

“Usahakan di setiap anak makan, bisa terfasilitsi lauk berupa ikan dan sayur. Ini merupakan salah satu upaya untuk  meningkatkan gizi anak, yang otomatis akan menurunkan angka stunting juga. jika ada kesulitan, bisa konsultasi ke Puskesmas Industri, kami siap membantu,“ ucap dr Dwi Puspitasari

Ditambahkan Innik Hikmatin, mencegah stunting adalah upaya menyelamatkan diri, keluarga, masyarakat, dan bangsa dari marabahaya. Hal ini sejalan dengan perintah Allah dalam Alquran surat An-Nisa ayat 9, di mana Islam mengajarkan untuk tidak meninggalkan generasi yang lemah dan harus mempersiapkan generasi yang kuat.

“Terkait stunting, seperti halnya angka prevalensi stunting di Kabupaten Gresik saat ini adalah 10,7 persen, dan mudah-mudahan tahun 2024 target nasional 14 % bisa tercapai,"  harap Innik

Acarapun dilanjutkan  dengan pemberian materi pencegahan dan penanganan stunting yang disampaikan oleh dr. Faridah Nur Aini, Sp.PK  selaku narasumber tunggal dan ditutup dengan  pemberian cinderamata kepada lurah Sidokumpul  dan bingkisan bagi anak anak hebat yang telah hadir. (nov/han)

Editor : Hany Akasah
#sidokumpul #Muhammadiyah #PDA #gresik #Puskesmas #Stunting #Industri #Aisyiyah