Serah Terima Unit Perdana Manyar Village, Hunian Strategis dengan Prospek Kawasan yang Terus Bertumbuh

Cak Fir • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:03 WIB
Lega : Tubagus Muhammad Hidayatullah bersama istrinya jadi satu dari puluhan konsumen yang menerima kunci perdana dari tim marketing Keluarga Sejahtera Grup. (IST/ RADAR GRESIK)
Lega : Tubagus Muhammad Hidayatullah bersama istrinya jadi satu dari puluhan konsumen yang menerima kunci perdana dari tim marketing Keluarga Sejahtera Grup. (IST/ RADAR GRESIK)

RADAR GRESIK – Keluarga Sejahtera Grup menandai babak baru pengembangan perumahan Manyar Village melalui serah terima unit perdana kepada konsumen. Momentum tersebut menjadi bukti bahwa proyek hunian yang dikembangkan di kawasan Manyar itu mulai memasuki tahap realisasi sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap prospek kawasan di masa mendatang.

Bagi para pemilik rumah, momentum tersebut menjadi awal untuk menempati hunian yang sejak awal dipilih dengan mempertimbangkan aspek lokasi, aksesibilitas, kualitas bangunan, fasilitas serta potensi pertumbuhan kawasan.

Manyar Village sendiri hadir dengan konsep hunian yang menyasar kebutuhan masyarakat terhadap rumah dengan harga kompetitif, namun tetap memperhatikan konektivitas dan perkembangan kawasan. Dengan harga mulai Rp260 juta, proyek ini menawarkan alternatif hunian bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah di kawasan Gresik yang memiliki kedekatan dengan sejumlah pusat aktivitas ekonomi dan industri.

Baca Juga: Baru Pertama di Gresik, Keluarga Sejahtera Grup Hadirkan Rumah 250 Jutaan Lokasi Nol Jalan di Gresik

Direktur Marketing Keluarga Sejahtera Grup Andreas mengatakan, respons masyarakat terhadap Manyar Village sejauh ini cukup tinggi. Hal tersebut terlihat dari capaian penjualan yang telah mencapai sekitar 200 unit.

“Penjualan sudah mencapai 200 unit. Ini menunjukkan prospek Manyar Village cukup tinggi dan respons masyarakat juga sangat positif,” ujar Andreas.

Menurut dia, tingginya minat konsumen tidak terlepas dari sejumlah keunggulan yang ditawarkan Manyar Village. Selain harga yang kompetitif, pengembang juga menyiapkan berbagai fasilitas dasar untuk mendukung kebutuhan penghuni.

Manyar Village telah dilengkapi dengan jaringan listrik PLN, akses melalui gate depan, jalan lingkungan dengan paving, jaringan PDAM, serta fasilitas pendukung lainnya.

Kehadiran infrastruktur dasar tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam memberikan kenyamanan bagi konsumen. Sebab, bagi sebuah kawasan hunian, kualitas lingkungan tidak hanya ditentukan oleh bangunan rumah, tetapi juga kesiapan infrastruktur yang menopang aktivitas penghuni sehari-hari.

Baca Juga: Inovasi Terbaru, Keluarga Sejahtera Grup Luncurkan Rumah Tumbuh Bayar Rp 1 Jutaan

“Kami tidak hanya menjual rumah, tetapi juga menyiapkan lingkungan hunian yang diharapkan bisa memberikan kenyamanan bagi konsumen. Infrastruktur dasar seperti listrik, air, akses jalan dan lingkungan menjadi bagian penting dari pengembangan kawasan,” jelas Andreas.

Selain fasilitas, faktor lokasi juga menjadi salah satu nilai jual Manyar Village. Kawasan Manyar dikenal memiliki kedekatan dengan berbagai aktivitas ekonomi dan industri. Salah satunya kawasan industri Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) yang berkembang sebagai salah satu kawasan industri dan pelabuhan strategis di Gresik.

Kedekatan dengan kawasan bisnis dan industri tersebut memberikan potensi tersendiri bagi hunian di sekitarnya. Mobilitas pekerja dan aktivitas ekonomi yang terus berkembang dapat menjadi salah satu faktor yang mendorong kebutuhan hunian dalam jangka panjang.

Perspektif tersebut pula yang menjadi pertimbangan Riyadi, salah satu konsumen Manyar Village yang mengambil unit Blok A9 Nomor 08.

Riyadi mengatakan, keputusan membeli rumah tidak hanya didasarkan pada kondisi bangunan saat ini, tetapi juga mempertimbangkan perkembangan infrastruktur di sekitar kawasan.

“Alasan saya membeli rumah di Manyar Village karena ada informasi mengenai pelebaran jalan Duduksampeyan ke Betoyo Guci. Kalau jalan kabupaten dilebarkan menjadi 15 meter, tentu kawasan ini semakin prospektif,” ujar Riyadi.

Menurut Riyadi, aksesibilitas menjadi salah satu pertimbangan utama ketika memilih rumah. Apalagi, perkembangan infrastruktur jalan berpotensi memberikan dampak terhadap kemudahan mobilitas sekaligus perkembangan kawasan. Selain lokasi dan prospek akses, kualitas bangunan juga menjadi pertimbangan konsumen.

“Bangunannya cukup bagus dan semoga bisa awet. Lokasinya juga dekat dengan kawasan bisnis JIIPE, sehingga menurut saya ini menjadi salah satu nilai tambah,” katanya.

Testimoni serupa datang dari konsumen lainnya, Tubagus Muhammad Hidayatullah, pemilik unit Manyar Village A9-02. Bagi Tubagus, keputusan memiliki rumah di Manyar Village menjadi bagian dari upaya mendapatkan hunian yang memiliki nilai guna sekaligus prospek kawasan.

“Manyar Village menjadi pilihan karena saya melihat kawasan ini memiliki prospek yang bagus. Selain rumahnya, saya juga mempertimbangkan lokasi dan perkembangan lingkungan di sekitarnya,” ujar Tubagus.

Ia menilai, keberadaan fasilitas dasar yang disiapkan pengembang menjadi nilai tambah bagi konsumen. Kesiapan listrik, air, akses jalan hingga lingkungan perumahan menjadi aspek yang penting sebelum seseorang memutuskan membeli rumah.

“Yang menjadi pertimbangan tentu bukan hanya bangunannya, tetapi juga fasilitas dan aksesnya. Harapannya, setelah ditempati nanti lingkungan di Manyar Village semakin berkembang dan nyaman,” katanya.

Sementara itu, Wahyu Azhar Direktur Keluarga Sejahtera Grup optimistis Manyar Village dapat terus berkembang seiring meningkatnya aktivitas ekonomi di kawasan Manyar dan sekitarnya.

Dia melihat pertumbuhan kawasan industri, perdagangan dan infrastruktur sebagai faktor yang berpotensi meningkatkan kebutuhan hunian. Karena itu, pengembangan Manyar Village diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap rumah yang terjangkau dengan lokasi yang memiliki prospek pertumbuhan.

“Prospek kawasan ini cukup bagus. Kami melihat perkembangan kawasan industri dan bisnis di sekitar Manyar akan terus memberikan dampak terhadap kebutuhan hunian. Karena itu kami optimistis Manyar Village bisa menjadi salah satu pilihan masyarakat,” tutur Wahyu.

Serah terima unit perdana menjadi bukti konkret dari proses tersebut. Rumah yang sebelumnya masih berada dalam tahap pembangunan kini mulai berpindah ke tangan konsumen untuk digunakan sebagai tempat tinggal dan bagian dari kehidupan baru keluarga masing-masing.

Bagi Keluarga Sejahtera Grup, serah terima ini juga menjadi momentum untuk menjaga kepercayaan konsumen melalui kualitas pembangunan dan pelayanan setelah penjualan.

“Yang paling penting bagi kami adalah kepercayaan konsumen. Ketika konsumen sudah membeli dan menerima unit, tanggung jawab kami bukan berhenti pada transaksi, tetapi bagaimana memastikan konsumen mendapatkan hunian sesuai dengan yang diharapkan,” pungkasnya. (fir/han)

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
Manyar Village gresik Keluarga Sejahtera Grup Properti rumah murah