RADAR GRESIK – Sebanyak 100 anak dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Gresik antusias mengikuti lomba mewarnai yang digelar di lantai 3 Gressmall, Gresik, Minggu (7/6/2026).
Suasana tampak semarak dan penuh warna saat jemari mungil para peserta dengan penuh semangat menggoreskan warna di atas kertas gambar yang disediakan panitia.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Duta Lingkungan Kabupaten Gresik ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026. Lomba ini tidak hanya menjadi ajang untuk menyalurkan bakat seni dan kreativitas, tetapi juga menjadi sarana edukasi efektif dalam menanamkan kepedulian terhadap kelestarian alam sejak usia dini.
Ketua Duta Lingkungan Kabupaten Gresik, Muhammad Romadhan Haqiqi, menjelaskan bahwa lomba mewarnai ini merupakan bagian dari rangkaian agenda Gebyar Hari Lingkungan Hidup 2026. Melalui media gambar, anak-anak diajak untuk mengenal dan mencintai alam sekitar dengan cara yang interaktif.
“Kami berusaha memperkenalkan pentingnya menjaga lingkungan kepada anak-anak sejak dini. Melalui gambar dan warna, mereka bisa belajar tentang lingkungan dengan cara yang lebih menarik,” kata Romadhan Haqiqi.
Tema gambar yang diangkat dalam lomba ini berkaitan erat dengan keselarasan lingkungan hidup dan keluarga. Selain memberikan muatan edukasi ekologi, kegiatan ini diharapkan menjadi alternatif kegiatan positif bagi anak-anak agar dapat mengalihkan perhatian dari ketergantungan terhadap gawai (gadget).
Sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi dan karya mereka, pihak panitia memberikan piagam serta trofi kepada seluruh peserta lomba. Langkah ini diambil untuk mendongkrak rasa percaya diri dan memotivasi anak-anak agar terus berkarya.
“Semua peserta mendapatkan penghargaan. Harapannya mereka semakin termotivasi untuk terus berkreasi dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan di sekitarnya,” tegas Romadhan.
Keceriaan salah satunya diungkapkan oleh Neysha Cantika Dewi (8), peserta yang datang didampingi sang ayah. Siswa sekolah dasar ini mengaku sangat senang karena bisa mengasah imajinasi sekaligus mendapatkan banyak teman baru.
Baca Juga: Siap Arungi Liga Nusantara, Gresik United Resmi Gandeng Apparel RMB
Apresiasi tinggi terhadap acara ini turut mengalir dari para orang tua murid. Indra Yono, salah satu orang tua peserta, menilai kegiatan luar ruang seperti ini memiliki dampak yang sangat baik bagi tumbuh kembang psikologis anak.
Menurut Indra, dalam kompetisi anak-anak, memenangkan piala bukanlah tujuan yang paling utama. Proses bereksplorasi, belajar mandiri, dan berimajinasi jauh lebih berharga.
“Anak-anak bisa mendapatkan inspirasi, menambah teman baru, belajar mandiri, sekaligus refreshing. Kegiatan seperti ini juga sangat membantu mengurangi ketergantungan anak terhadap gadget. Kami sangat mendukung karena anak bisa menjadi lebih kreatif dan inspiratif,” pungkas Indra. (jar/han)
Editor : Hany Akasah