RADAR GRESIK – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, M.E.I, menggelar kegiatan sosial Ramadan bertajuk “Ceria Berbagi, Indah Beribadah” bersama organisasi Madura Nusantara (MANTRA) Jawa Timur di Tunjungan Electronic Center (TEC) Surabaya, Senin (9/3/2026).
Lia Istifhama mengatakan, bulan Ramadan merupakan momentum penting untuk memperkuat nilai spiritualitas, solidaritas sosial, dan kepedulian terhadap sesama.
“Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat semangat berbagi dan gotong royong. Melalui kegiatan ini kita ingin menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Lia, kegiatan sosial seperti santunan anak yatim dan berbagi takjil tidak hanya memberikan bantuan secara material, tetapi juga menumbuhkan nilai empati serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari agenda kunjungan daerah pemilihan (kundapil) Anggota DPD RI untuk menjalin silaturahmi dan menyerap aspirasi masyarakat di daerah.
Baca Juga: Sinergi PWI Gresik, Bupati, dan Baznas: Tebarkan Kebaikan Lewat Santunan Anak Yatim di Ramadan
Pengurus Madura Nusantara (MANTRA) Jawa Timur menyampaikan harapan agar program-program kepedulian sosial seperti santunan anak yatim, bantuan kepada masyarakat kurang mampu, serta kegiatan berbagi selama Ramadan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
Menurut mereka, organisasi kemasyarakatan memiliki peran penting dalam memperkuat solidaritas sosial sekaligus menjadi wadah kolaborasi masyarakat untuk membantu kelompok rentan.
Dorong Peran Organisasi Sosial dan Relawan
Dalam kegiatan tersebut juga muncul aspirasi agar organisasi kemasyarakatan semakin aktif dalam kegiatan sosial kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Selain itu, partisipasi relawan dan generasi muda dinilai sangat penting untuk memperkuat budaya gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Lia Istifhama menegaskan bahwa kolaborasi antara wakil daerah, organisasi masyarakat, dan komunitas lokal harus terus diperkuat agar kegiatan sosial dapat memberikan dampak yang lebih luas.
“Kegiatan sosial seperti ini tidak boleh berhenti pada momentum Ramadan saja, tetapi harus terus dikembangkan menjadi program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antara wakil daerah dan organisasi kemasyarakatan dalam mendukung pembangunan sosial di daerah.
Selain memberikan manfaat langsung bagi anak-anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara masyarakat dengan wakil daerah di tingkat nasional.
“Semangat berbagi dan kepedulian sosial harus terus kita rawat. Dengan kebersamaan dan gotong royong, kita dapat menciptakan lingkungan sosial yang lebih harmonis dan saling mendukung,” ujar Lia.
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik