RADAR GRESIK – Sebuah kisah inspiratif kembali menyentuh publik. Saeruroh, seorang kreator konten dan penjual sosis bakar dari Tegal, sukses mencuri perhatian usai mewujudkan mimpi masa kecilnya: berjalan di panggung mode bergengsi, Jakarta Fashion Week (JFW) 2026 (14/11).
Ibu satu anak berusia 32 tahun yang akrab disapa Sherli atau Sher ini menunjukkan bahwa latar belakang tak bisa menghalangi mimpi. Ia berhasil lolos audisi dan melenggok di runway bersama bintang papan atas seperti Dian Sastro dan Eva Celia.
Perjalanan Saeruroh bukanlah tanpa hambatan. Sejak kecil, ia sudah memendam keinginan menjadi model, namun kerap didera rasa minder karena warna kulitnya.
"Banyak yang bilang kulitnya ireng (hitam), kalau pakai bedak kayak tempe gosong. Ya namanya anak kecil, percaya. Sampai lulus SMA enggak pernah pakai bedak," cerita Saeruroh.
Merasa ini adalah kesempatan terakhir, Saeruroh memberanikan diri ikut audisi sebuah brand di Surabaya. Sebuah kenekatan yang berbuah manis, meskipun harus berkorban besar.
“Ini audisi menurut aku kesempatan terakhir aku. Di usia segini ada kesempatan begini kalau dilewati enggak akan pernah coba, jadi cobain aja," tuturnya.
Demi biaya perjalanan dari Tegal ke Surabaya, Saeruroh bahkan sampai menjual cincin miliknya dan sang anak. Ia mengaku sempat menangis melihat reaksi suaminya, namun tekadnya sudah bulat.
"Aku yang awalnya mau nyerah di audisi Surabaya karena enggak ada ongkos dan nekat buat jual cincin aku dan anaku untuk ongkos," jelasnya.
Lolos dari audisi Surabaya hingga sampai di Jakarta menjadi kejutan besar baginya. "Aku melamun pas diumumin, kayaknya enggak mungkin. Pas disebut Saeruroh, terus aku yang, 'Beneran Saeruroh?'," ungkapnya.
Puncaknya, ia berkesempatan berjalan di runway pada 1 November 2025 bersama dengan para idolanya, termasuk Dian Sastro, Eva Celia, dan Patricia Gouw, mengenakan busana dari desainer Christie Basil dan Jan Sobe.
"Tiap liat video aku jalan di JFW, rasanya masih belum percaya. Kadang mimpi emang beneran bisa nyata kalau kita nekat sedikit," ujarnya penuh bahagia.
Kisah Saeruroh membuktikan bahwa dengan keberanian dan optimisme, siapapun bisa meraih mimpinya, bahkan dari balik gerobak sosis. (zah/han)
Editor : Hany Akasah