Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Menyimpan Misteri dan Keagungan Waliyullah, Ada Keris Kalamunyeng hingga Sorban yang Tersimpan Rapi di Museum Sunan Giri Gresik

Hany Akasah • Selasa, 8 Oktober 2024 | 16:35 WIB
SAKSI SEJARAH ISLAM NUSANTARA: Keris kalamuyeng merupakan senjata sakti yang konon digunakan Sunan Giri dalam menyebarkan Islam.
SAKSI SEJARAH ISLAM NUSANTARA: Keris kalamuyeng merupakan senjata sakti yang konon digunakan Sunan Giri dalam menyebarkan Islam.

RADAR GRESIK - Museum Sunan Giri menyimpan sejumlah artefak bersejarah yang tak ternilai. Koleksi-koleksi tersebut tidak hanya memiliki nilai sejarah, tetapi juga nilai budaya dan spiritual oleh Waliyullah, yakni Sunan Giri.

Pemandu Museum Bambang Suprapto menuturkan ada dua koleksi yang paling berharga, yakni Keris Kalamuyeng dan sorban Sunan Giri.

Keris kalamuyeng merupakan senjata sakti yang konon digunakan Sunan Giri dalam menyebarkan Islam. Dengan panjang 36 cm, keris ini bukan sekadar senjata biasa, melainkan simbol dari kalam atau firman Allah yang dibacakan Sunan Giri.

Replika keris yang dipamerkan di museum dan dibuat dengan detail, menggambarkan keindahan dan kekuatan spiritual senjata ini. Sementara keris asli kini disimpan dengan hati-hati, menyimpan misteri dan keagungan yang tak ternilai.

"Salah satu koleksi yang menarik perhatian adalah sorban Sunan Giri. Terbuat dari kain Salimi, sebuah jenis kain mewah dari Persia, sorban ini dihiasi dengan sulaman tangan yang rumit menggunakan benang emas. Kami mendapatkan sorban ini sebagai hibah dari Masjid Ainul Yaqin, dan dari tujuh sorban yang kami miliki, sorban inilah yang paling layak untuk dipamerkan." kata Bambang Suprapto.

Selain keris, Museum Sunan Giri menyimpan berbagai artefak bersejarah yang mencerminkan kehidupan dan pengaruh Sunan Giri dalam menyebarkan Islam di Jawa.

Beberapa koleksi penting antara lain, fragmen sajadah kuno yang berasal dari Timur Tengah, menunjukkan pengaruh budaya Islam dari luar Nusantara. Ada juga umpak yakni pondasi batu yang digunakan pada bangunan tradisional, memberikan gambaran tentang arsitektur pada masa itu.

Bahkan senjata seperti tombak dari logam dan kayu, pelana kuda yang digunakan pada masa lalu, tombak canggah yang merupakan senjata unik untuk menangkap pencuri, mencerminkan kreativitas masyarakat dalam menciptakan alat pertahanan diri.

Di museum ini juga tersedia naskah kuno tulisan tangan Al-Quran dan naskah khutbah yang merupakan tulisan tangan kuno sebagai referensi dalam menyampaikan khutbah, menjadi saksi bisu perjalanan dakwah Islam di Gresik.

“Museum Sunan Giri menyimpan beragam koleksi yang menceritakan  sejarah dan budaya Gresik. Koleksi-koleksi ini berasal dari berbagai masa dan menunjukkan pengaruh berbagai budaya terhadap wilayah Gresik,” terang Bambang.

Koleksi yang mencerminkan budaya luar tersebut terdiri dari fragmen botol kaca dan peralatan makan, tempat bumbu, piring keramik, dan baki dengan gaya Eropa serta berbagai keramik khas Cina dan Thailand.

Secara keseluruhan, koleksi-koleksi di Museum Sunan Giri memberikan gambaran yang komprehensif tentang perkembangan sejarah Gresik mulai dari masa ke masa, pengaruh berbagai budaya termasuk budaya Cina, Thailand, dan Eropa, serta kehidupan sehari-hari masyarakat Gresik yang meliputi kepercayaan, teknologi, dan seni. (qrn/han)

Editor : Hany Akasah
#Keris Kalamunyeng #museum #Islam #gresik #nusantara #sunan giri