Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Dolanan Kuno Ular Naga Banyak Disukai Oleh Anak TK di Gresik

Hany Akasah • Jumat, 23 Februari 2024 | 22:18 WIB
TRADISI TETAP LESTARI : Kemeriahan Dolanan kuno ular naga yang dimainkan oleh anak anak Tk Muslimat Nu 254 Nurul Ishlah Gresik
TRADISI TETAP LESTARI : Kemeriahan Dolanan kuno ular naga yang dimainkan oleh anak anak Tk Muslimat Nu 254 Nurul Ishlah Gresik

RADAR GRESIK - Mereka pun terhanyut dengan keseruan yang ada, seakan tak ada yang bisa menghentikannya. Senyum yang lebar dari mereka menandakan bahwa mereka sangat senang dengan apa yang mereka mainkan.

Sebuah dolanan kuno yang telah ada sejak zaman dahulu dimana para pemainnya biasanya melibatkan anak yang berusia 4 hingga 9 tahun dan biasanya dimainkan oleh anak perempuan, akan tetapi tidak menutup kemungkinan anak laki-laki juga memainkan.

Sebuah dolanan kuno telah ada sejak zaman dahulu.Disebut ular naga karena dolanan tersebut pemainnya berbaris memajang seperti seekor ular naga.

Dolanan ini dilakukan secara berkelompok yang diikuti sebanyak 10 hingga 12 orang pemain (usahakan pemainnya genap karena akan dibagi 2 sama rata).

Masing-masing kelompok akan dipilih 1 orang yang akan bertugas sebagai induk atau kepala naga, biasanya yang dipilih menjadi kepala naga adalah anak yang berbadan besar sehingga bisa melindungi pemain yang ada di belakangnya.

Cara bermainnya, yang pertama masing- masing kelompok berhadapan dan masing-masing memegang pinggang satu sama lain. Selanjutnya menghitung 1.2.3 secara bersama.

Lalu masing-masing induk bergerak untuk menghindari sentuhan lawan dan melindungi anak buahnya. Pada waktu yang bersama, dia berusaha menyentuh anak buah lawan. Anak buah lawan yang berhasil disentuh secara otomatis menjadi anak buah si induk tersebut.

Siapa dari kelompok yang anggotanya sudah habis, maka kelompok itulah yang kalah. Sebaliknya yang memiliki banyak anggota, maka kelompok itulah yang menang. Akan tetapi jika pada saat permainan terdapat salah satu kelompok yang jatuh, maka otomatis kelompok tersebut kalah walaupun memiliki banyak anggota.

Manfaat dari dolanan ini adalah untuk melatih keseimbangan, melatih berkosentrasi, melatih untuk menjadi orang yang bertanggung jawab.  Saat ini, semakin banyak anak- anak yang mulai meninggalkan dolanan tradisional, maka kita harus melestarikan dan mengajarkan kepada anak-anak yang mulai meninggalkan dolanan tradisional. (Tim Radar Gresik)

Editor : Hany Akasah
#Anak #dolanan #kelompok #induk #ular naga