"Mulai Jumat malam hingga saat ini jumlah peziarah meningkat. Memang karena liburan sekolah," ujar Kepala UPT Destinasi Wisata Terpadu Kawasan Gresik Sudarmanto.
Ia menjelaskan, selama liburan ini kenaikan jumlah peziarah mencapai tiga sampai empat kali lipat dari hari biasa. Mereka datang dari berbagai kota di Indonesia dan dari luar negeri.
"Tidak hanya dari Jatim. Dari beberapa daerah di Indonesia. Bahkan ada yang dari Malaysia maupun Singapura," ungkapnya.
Hal senada disampaikan Nur Sobirin, juru kunci Makam Maulana Malik Ibrahim. Para peziarah kebanyakan datang secara rombongan menggunakan bus. Bahkan dalam satu rombongan, bisa menggunakan beberapa bus.
“Selain rombongan masyarakat, juga banyak peziarah dari kalangan santri pondok pesantren,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan.
Sementara itu, Farid salah satu peziarah dari Blitar mengatakan kegiatan ziarah ke makam para wali adalah agenda tahunan. Tujuannya untuk mengenal para wali yang menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa kepada anak-anak.
“Ini rangkaian ziarah wali. Serta menelusur jejak tokoh penyebar agama islam di jawa,” ungkapnya. (rof)
Editor : Hany Akasah