Dalam agenda kunjungannya ke Gresik Senin (06/02) Vero Yudo Margono mengunjungi dua toko batik di Gresik yakni toko Batik Arty di Perum Graha Bunder Asri (GBA) dan galeri batik Gajah Mungkur di Jalan Nyai Ageng Arem-arem.
Sejak pertama kali menginjakkan kakinya di galeri batik Gajah Mungkur, Veronica mengaku kagum dengan bangunan yang menjadi icon Kabupaten Gresik tersebut. Kekaguman Vero semakin bertambah tatkala sang pemilik galeri, Choiri menunjukkan batik motif sisik bandeng yang menjadi produk unggulan galerinya.
"Batik ini hanya diproduksi di Gresik ibu Panglima," kata Choiri pemilik galeri Batik Gajah Mungkur.
Baca Juga : DanPomDam V Brawijaya Gelar Kunjungan Kerja ke Gresik
Dalam kesempatan itu, Veronica membeli 2 batik tulis khas Gresik dengan warna merah muda. Batik dengan harga masing-masing Rp 1,6 juta itu rencananya akan dipakai sendiri. Selain batik, Ketua Ketua Dharma Pertiwi itu juga membeli T-Shirt boso Gresik'an dan udeng (penutup kepala,red) khas Gresik.
Diungkapkan, dirinya mengaku kagum dengan batik yang dibuat oleh pengrajin di Gresik. Sebab, banyak pengrajin terinsipirasi motif dan corak nuansa maritim. Hal ini tidak lepas dari kondisi geografis Gresik yang dekat dengan laut. Tentu saja, hal ini membuat Vero merasa semakin familiar karena dulunya sang suami merupakan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL). (fir/han) Editor : Hany Akasah