Kabag pemasaran Rumah Sakit Grha Husada, dr. Lukita Hanggraeni menjelaskan 2022 merupakan tahun ketiga SEKAR MAMAMIA digelar. Ada 32 peserta yang terlibat dan diambil dari setiap kelurahan atau desa di lingkungan sekitar PT. Petrokimia Gresik.
“Tahun 2022 ini adalah tahun ketiga sejak sekolah kader kampung sehat ini berdiri. Tetapi peserta didiknya adalah angkatan kedua karena angkatan pertama terselenggara selama 2 tahun, dari setiap desa/keluharan diwakili empat kader,” ujar Lukita.
Baca juga : CSR PT Petrokimia Gresik dan RS Grha Husada Gelar Pemeriksaan Gratis
Dipaparkannya, Kamis, 10 November 2022 merupakan pertemuan ketiga kader kampung sehat. Pada setiap pertemuan, para kader diberi materi seputar kesehatan oleh para dokter dari RS Grha Husada yang kompeten di bidangnya. Adapun materi yang diberikan seperti gagal ginjal akut dan kegawatdaruratan pada anak Seperti yang disampaikan oleh dr Silvy Ahmada dari RS Grha Husada.
“Ada tiga kondisi kegawatdaruratan pada anak yang sering ditemui di lingkungan kita, seperti tersedak, kejang dan dehidrasi. Anak kecil sering tersedak oleh benda benda kecil seperti koin. Tersedak adalah Kondisi dimana suatu benda asing yang harusnya masuk ke saluran cerna salah masuk ke saluran nafas, sehingga terjadi penyumbatan yang pada akhirnya menyebabkan kesulitan bernapas. tanda anak tersedak secara umum adalah memegang leher, batuk tidak bersuara, dan kebiruan pada bibir dan kuku, dan tidak dapat bernafas dengan baik,” jelas dr. Silvy.
Narasumber yang tidak kalah hebat yakni Dr. Sayono,S.KM,M.Kes (Epid) yang membahas mengenai menjadi kader kesehatan yang handal merupakan narasumber tamu yang saat ini aktif sebagai Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Semarang menyampaikan materi mengenai peran dan tugas kader, komunikasi, media dan teknik penyuluhan, serta penemuan terduga kasus TBC, hingga stunting .
Baca juga : CSR Petrokimia Gresik dan RS Grha Husada Gelar Wisuda Bugar Academy
“ Kader kesehatan adalah Sekelompok orang yang mau dan mampu melakukan upaya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dibawah bimbingan dan pembinaan petugas kesehatan. Yang terpenting menjadi kader kesehatan adalah menjadi penggerak dan contoh suri tauladan yang baik bagi masyarakat” Jelas Sayono.
“Harapannya Sekolah Kader Kampung Sehat Petrokimia bisa menjadi spokesperson¸rolemodels, fasilitator, dan komunikator untuk menerapkan program kesehatan baik dari PT. Petrokimia Gresik, RS Grha Husada maupun Dinas Kesehatan Gresik. Karena itu semuanya bersifat sinergi supaya bisa tersampaikan sehingga tercipta peningkatan kualitas kesehatan keluarga di lingkungan masyarakat,“ pungkas dr Lukita. (nov/han) Editor : Hany Akasah