Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Musibah Tak Terduga, Warga Gresik Ini Katakan JKN Sebagai Penolong

Hany Akasah • Senin, 31 Oktober 2022 | 11:02 WIB
Masrupiah ditemani anaknya menunggu antrian pemeriksaan kesehatan. (Riri/Radar Gresik)
Masrupiah ditemani anaknya menunggu antrian pemeriksaan kesehatan. (Riri/Radar Gresik)
GRESIK – Menjadi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (Program JKN) merupakan sebuah keharusan bagi Masrupiah (56). Dirinya menyadari bahwa kehidupan tidak akan terlepas dari cobaan sakit, sehingga Ia membutuhkan jaminan kesehatan yang bisa menolong dirinya dan keluarganya saat sakit datang di waktu yang tak pernah Ia ketahui. Seperti halnya yang terjadi bulan lalu, musibah sakit datang menimpanya hingga menyebabkan patah tulang kaki.

“Sekitar 15 Oktober lalu, saya terjatuh sampai tulang kaki saya patah. Tanpa berpikir panjang, keluarga saya langsung membawa saya ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) di sebuah rumah sakit yang tidak jauh dari rumah saya. Sambil saya ditangani oleh petugas medis, keluarga saya mengurus administrasinya dan beruntung saya sudah menjadi peserta JKN, jadi biaya pengobatannya ditanggung,” sebut Masrupiah.

Masrupiah menceritakan setelah selesai ditangani di IGD, Ia pun harus dipindah ke kamar rawat inap untuk melanjutkan pengobatan. Bahkan, Ia harus menjalani operasi untuk kesembuhan kakinya.

“Kaki saya yang patah ini harus segera dioperasi. Mendengar kata operasi pasti tidak terlepas dari biaya mahal. Tapi, Alhamdulillah saya terbantu oleh BPJS Kesehatan, luar biasa manfaatnya sungguh meringankan musibah yang menimpa saya,” ucapnya.

Tidak ada alasan untuk Masrupiah merasa khawatir akan biaya kesembuhannya. Terlebih saat dirinya diharuskan melakukan kontrol untuk kesembuhannya setiap satu kali dalam seminggu.

“Bukan hanya saat opname saya dibantu BPJS Kesehatan, melainkan sampai saat ini karena saya harus kontrol rutin. Bersyukur, Kartu JKN ini selalu mendampingi pengobatan saya. Semua pelayanan yang saya terima sangat baik, administrasinya pun tidak menyulitkan,” tutur warga Pulopancikan, Kabupaten Gresik ini.

Baca Juga : Dulunya Harus ke Kantor, Sekarang Ada Mobile Customer Service JKN

Seorang Ibu yang setiap hari berjualan nasi goreng ini mengatakan bahwa tidak satu kali ini Ia merasakan manfaat Program JKN. Ia kerap memanfaatkan Program JKN untuk kesehatan jantungnya.

‘’Saya juga memiliki riwayat penyakit jantung sejak 2009. Dan sejak 2015 saya menjadi peserta BPJS Kesehatan, sejak itu juga saya sering kontrol kesehatan jantung dibantu BPJS Kesehatan. Bahkan pernah beberapa kali masuk ICU. Urusan biaya kesehatan saya sudah ada BPJS Kesehatan, saya sangat bersyukur,” ungkapnya.

Menurut Masrupiah, keberlangsungan Program JKN patut terus didukung karena manfaatnya seperti mukjizat. Ia pun penuh harap agar pelayanan BPJS Kesehatan terus semakin baik sehingga manfaatnya bisa terus dirasakan masyarakat. (rir) Editor : Hany Akasah
#pulipancikan #berita gresik #gresik #BPJS Kesehatan #JKN #BPJS