Kepala cabang PT. Indomarco Prismatama Cabang Gresik, Yulius Wahyu Santoso mengatakan, Primanutri Posyandu Indomaret X Primagro hadir bagi masyarakat Gresik sebagai salah satu bentuk kepedulian indomaret dan Frisian flag dalam tumbuh kembang anak di 1.000 hari pertama kehidupannya. Aksi itu guna mencegah terjadinya stunting pada anak karena kurangnya asupan gizi baik kualitas dan juga kuantitas.
Kegiatan dibuka dengan senam lansia disusul pemantauan tumbuh kembang balita, pemberian makanan bergizi, edukasi terkait gizi, dan dalam kesempatan ini Indomaret juga berpartisipasi memberikan bantuan paket nutrisi kepada 150 balita yang telah hadir.
“Melalui program posyandu, Indomaret dan Frisian flag menggelar imunisasi gratis kepada 150 balita, memberikan edukasi kesehatan untuk para orang tua dan melakukan cek kesehatan kepada para lansia,” ujar Yulius.
Sementara itu Ketua TP PKK kabupaten gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani mengungkapkan, PKK bekerjasama dengan OPD Pemkab Gresik untuk berperan memantau stunting. “Kami memiliki desa binaan sebagai pilot project stunting di Desa Kedanyang, dimana secara proaktif tidak hanya memberikan sosialisasi tetapi juga datang langsung door to door memberikan masukan, edukasi, serta PMT” ujar Nurul.
Associated Account Manager Frisian Flag Indonesia, Wulan Nindya Pratiwi menambahkan, Primagro sendiri hadir dengan misi mencukupi kebutuhan nutrisi anak-anak yang mengandung DHA 4 kali lebih tinggi dan mengandung 9 asam amino essential untuk membantu pertumbuhan fisik agar perkembangan anak meningkat 50 persen lebih tinggi dari sebelumnya.
Baca juga : Resmi Dilaunching, Produk UMKM Gresik Dipasarkan di Gerai Indomaret
Baca juga : Indomaret dan Baygon Fogging 800 Rumah dan Beri Bantuan Tempat Sampah
“Kegiatan posyandu Indomaret X Primagro ini dilaksanakan di 20 titik kota tingkat Nasional sepanjang tahun 2022, dan Kabupaten Gresik adalah pelaksanaan ke-9 dalam program tersebut. Semoga dengan adanya kegiatan ini kita bersama-sama meningkatkan kesehatan anak dan keluarga secara optimal dan lebih baik lagi,” kata Wulan. (nov/han) Editor : Hany Akasah