PLN UP3 Gresik Edukasi Warga dan Pelajar tentang Keselamatan Listrik

Cak Fir • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 15:25 WIB
Momentum Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober turut menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap keselamatan dan lingkungan sekitar.
Momentum Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober turut menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap keselamatan dan lingkungan sekitar.

Cerme – Keselamatan dalam penggunaan listrik menjadi perhatian penting di tengah aktivitas masyarakat. Upaya meningkatkan kesadaran tersebut dilakukan PLN UP3 Gresik melalui edukasi langsung kepada warga dan pelajar di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik.

Melalui PLN ULP Sidayu dan PLN ULP Benjeng, edukasi keselamatan ketenagalistrikan menyasar masyarakat Desa Sidokumpul, Kecamatan Bungah, serta siswa dan guru SMK YPI Darussalam 1 Cerme. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mengenalkan potensi bahaya listrik sekaligus mendorong kebiasaan aman dalam memanfaatkan energi listrik.

Di Balai Desa Sidokumpul, PLN ULP Sidayu memberikan pemahaman mengenai potensi risiko kelistrikan, langkah pencegahan kecelakaan, serta pentingnya memperhatikan aspek keselamatan dalam aktivitas sehari-hari yang berkaitan dengan listrik.

Manager PLN ULP Sidayu, Lisa Nur Fatmah, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi merupakan bentuk langkah proaktif PLN dalam membangun budaya keselamatan di tengah masyarakat.

“Melalui sosialisasi ini, kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai potensi bahaya listrik dan bagaimana cara mencegahnya. Selain keselamatan ketenagalistrikan, kami juga mengenalkan berbagai produk dan layanan PLN, termasuk aplikasi PLN Mobile yang dapat memudahkan masyarakat dalam mendapatkan layanan kelistrikan,” ujar Lisa.

Edukasi serupa dilakukan PLN ULP Benjeng melalui kegiatan Ngobrol Bareng PLN di SMK YPI Darussalam 1 Cerme. Kegiatan yang diikuti sekitar 50 siswa dan guru tersebut dikemas secara interaktif untuk memberikan pemahaman mengenai perilaku aman saat menggunakan listrik, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Manager PLN ULP Benjeng, Apria Wahyu Utomo, mengatakan bahwa edukasi kepada generasi muda memiliki peran penting dalam membangun kebiasaan keselamatan sejak dini.

“Program ini merupakan salah satu upaya untuk menanamkan perilaku aman dalam memanfaatkan listrik. Para siswa dapat menjadi agen keselamatan di lingkungan terdekatnya. Ketika mereka memahami apa yang aman dan apa yang perlu dihindari saat menggunakan listrik, pengetahuan tersebut diharapkan dapat dibawa ke rumah dan menjadi kebiasaan bersama,” ujar Apria.

Pemahaman mengenai keselamatan ketenagalistrikan perlu dibarengi dengan perilaku sehari-hari yang mengutamakan pencegahan. Masyarakat diimbau tidak bermain atau beraktivitas di sekitar jaringan listrik, menghindari penggunaan peralatan listrik yang rusak, serta tidak melakukan penyambungan listrik secara ilegal.

Selain itu, potensi gangguan maupun kondisi yang membahayakan perlu segera dilaporkan melalui kanal resmi PLN agar dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur.

Editor : Cak Fir
PLN gresik pelajar Listrik