Inovasi TJSL, PT Terminal Teluk Lamong Resmi Luncurkan Program Lamong Cukur

Hany Akasah • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 21:33 WIB
Peresmian program "Lamong Cukur", inovasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT. Terminal Teluk Lamong. (Foto : Ist/Radar Gresik)
Peresmian program "Lamong Cukur", inovasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT. Terminal Teluk Lamong. (Foto : Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) meresmikan program "Lamong Cukur", sebuah inovasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang memadukan pelatihan keterampilan, penciptaan lapangan kerja, serta penyediaan layanan bagi pengguna jasa di lingkungan terminal, Rabu (8/10).

Program ini ditujukan bagi masyarakat Ring 1 atau warga di sekitar wilayah operasional perusahaan. Melalui Lamong Cukur, TTL memberikan pelatihan keterampilan barbershop sekaligus membuka peluang kerja nyata agar peserta memiliki bekal bekerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.

Inisiatif berkelanjutan ini sejalan dengan semangat Danantara dalam mendorong terciptanya lapangan kerja berkualitas melalui peningkatan kompetensi dan pemberdayaan masyarakat. Selain memberikan dampak sosial, kehadiran Lamong Cukur turut memberi nilai tambah bagi pengguna jasa dan pengemudi truk di Terminal Teluk Lamong untuk memanfaatkan waktu tunggu secara lebih produktif.

Baca Juga: Kabar Baik untuk Pencari Kerja, BYD Haka Gresik Buka Lowongan, Simak Persyaratannya

Rangkaian program diawali dengan pelatihan pada 10–12 Agustus 2026 yang membekali peserta teknik mencukur dasar hingga standar pelayanan barbershop.

Peserta kemudian mengikuti program magang sepanjang September 2026 di barbershop profesional untuk memperkuat keterampilan teknis, pelayanan pelanggan, kedisiplinan, dan kesiapan kerja. Dari proses tersebut, warga Ring 1 berhasil terserap langsung menjadi barber di Lamong Cukur.

Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat harus memberikan manfaat yang berkelanjutan.

Baca Juga: Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini, PT Terminal Teluk Lamong Salurkan Sarana Pemilahan Sampah

"Yang paling penting adalah bagaimana keterampilan yang diberikan dapat membuka kesempatan bagi masyarakat untuk berkarya, bekerja, maupun berwirausaha secara mandiri. Kami ingin program TJSL tidak berhenti pada pelatihan, tetapi benar-benar mampu menciptakan peluang ekonomi," ujar David.

Ia menambahkan, Lamong Cukur merupakan bentuk komitmen TTL dalam menghadirkan program TJSL yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan ekosistem terminal. Ke depan, TTL akan terus memetakan potensi masyarakat agar program serupa dapat dikembangkan ke lokasi berikutnya.

Apresiasi juga disampaikan oleh Camat Asemrowo, Zul Chaidir, atas kontribusi aktif PT Terminal Teluk Lamong kepada warga sekitar.

Baca Juga: Bawa Program Budidaya Kepiting Soka, PT Terminal Teluk Lamong Raih CSR & PDB Awards 2026

"Kami menyampaikan terima kasih kepada PT Terminal Teluk Lamong yang selama ini telah memberikan berbagai kontribusi kepada masyarakat, baik melalui penciptaan kesempatan kerja, peningkatan keterampilan, maupun program pemberdayaan lainnya. Kami berharap sinergi ini dapat terus berkelanjutan," tutur Zul Chaidir.

Melalui program TJSL yang berkelanjutan, PT Terminal Teluk Lamong terus berupaya menghadirkan inovasi relevan yang memperkuat nilai tambah sosial dan ekonomi di sekitar wilayah operasionalnya. (han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
cukur Pelatihan TJSL terminal teluk lamong Inovasi