Cargill Indonesia Gandeng Wartawan Lintas Daerah Tanam Pohon di Kawasan Konservasi Prigen

Riri Masfardian • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 10:18 WIB
HIJAUKAN KAWASAN: Perwakilan Cargill Indonesia bersama insan pers dan sejumlah organisasi wartawan menggelar dialog di kawasan konservasi Prigen, Kabupaten Pasuruan. (Foto : Ist/Radar Gresik)
HIJAUKAN KAWASAN: Perwakilan Cargill Indonesia bersama insan pers dan sejumlah organisasi wartawan menggelar dialog di kawasan konservasi Prigen, Kabupaten Pasuruan. (Foto : Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Cargill Indonesia menggelar Media Gathering sekaligus aksi penanaman pohon bersama insan pers lintas daerah di kawasan konservasi Kafe Hutan Cempaka, Prigen, Kabupaten Pasuruan, Rabu (23/9/2026).

Kegiatan bertajuk “Jurnalisme Ramah Industri Hijau: Menulis Isu Industri dan Lingkungan Secara Akurat, Berimbang, dan Konstruktif” tersebut diikuti puluhan wartawan dari Gresik, Surabaya, hingga Pasuruan. Agenda itu menjadi ruang dialog untuk membahas isu industri dan lingkungan sekaligus memperkuat komunikasi antara dunia usaha, pemerintah, dan media.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan aksi penanaman pohon secara simbolis di area konservasi kawasan setempat. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian ekosistem serta upaya mendukung penghijauan dan penyerapan emisi karbon.

Baca Juga: Usung Program Berkelanjutan, Cargill Indonesia Sabet Radar Surabaya Awards sebagai Perusahaan Pelopor CSR Berdampak

Penanaman pohon dilakukan secara bersama-sama oleh perwakilan Cargill Plant Gresik, Cargill Plant Pandaan, pengurus PWI Jawa Timur, PWI Gresik, Komunitas Wartawan Gresik (KWG), Aliansi Wartawan Media (AW Media), serta perwakilan jurnalis dari Surabaya dan Pasuruan.

Dalam sesi dialog, kegiatan menghadirkan tiga pemateri, yakni Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur Lutfil Hakim, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Kabupaten Gresik M. Jauzi yang mewakili Kepala DLH Gresik Sri Subaidah, serta perwakilan Cargill Indonesia Adi Suprayitno.

Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim menekankan pentingnya peran media dalam mengawal isu keberlanjutan dan perkembangan industri melalui karya jurnalistik yang mengedepankan fakta dan verifikasi.

Baca Juga: Sinergi Berkelanjutan, Cargill Gulirkan Program Terintegrasi Cegah Stunting Hingga Berdayakan UMKM Perempuan di Jatim

“Media memiliki peran strategis dalam menjembatani informasi antara industri, pemerintah, dan masyarakat. Karena itu, pemberitaan mengenai isu lingkungan dan industri perlu disusun secara akurat, berimbang, dan konstruktif, sehingga publik memperoleh informasi yang utuh dan dapat dipercaya,” ujar Lutfil.

Menurut dia, fakta, verifikasi, dan data lapangan perlu menjadi pijakan utama dalam pemberitaan agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tidak bias maupun sensasional.

Sementara itu, M. Jauzi memaparkan tantangan dan strategi pengelolaan lingkungan hidup di kawasan industri Gresik. Dia menyampaikan, pertumbuhan kawasan industri perlu berjalan selaras dengan efisiensi sumber daya dan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan.

Baca Juga: Tuntaskan Fase Kedua, Cargill Perkuat Kolaborasi Komunitas Cegah Stunting di Enam Desa Manyar Gresik

“Media memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai lingkungan hidup. Informasi yang disampaikan secara tepat dan berdasarkan data dapat membantu masyarakat memahami bagaimana perkembangan industri berjalan serta bagaimana aspek lingkungan dikelola,” tutur Jauzi saat membacakan arahan Kepala DLH Gresik.

Dari sisi pelaku industri, Adi Suprayitno menjelaskan sejumlah praktik keberlanjutan yang diterapkan Cargill Indonesia, mulai dari efisiensi energi hingga pengelolaan limbah di unit operasional perusahaan.

“Keberlanjutan merupakan bagian penting dalam perjalanan Cargill. Kami terus berupaya menjalankan kegiatan operasional dengan memperhatikan efisiensi sumber daya, pengelolaan lingkungan, dan tanggung jawab sosial,” kata Adi.

Baca Juga: Cargill Raih ISDA Gold Award, Dukung Agenda Pengelolaan Sampah Lewat Inisiatif Kompos 5R Berbasis Komunitas

Dia menambahkan, keterbukaan informasi publik dan dialog secara berkala dengan media menjadi bagian penting untuk membangun pemahaman bersama mengenai penerapan prinsip industri hijau.

Melalui kegiatan tersebut, Cargill Indonesia berharap komunikasi dengan insan pers dapat terus terjalin secara transparan dan bertanggung jawab. Kolaborasi lintas sektor itu juga diharapkan mendukung penyampaian informasi mengenai industri dan lingkungan kepada masyarakat secara akurat. (rir/han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
gresik Cargill pasuruan Pohon gathering