Tutup Rangkaian HUT ke-54, Petrokimia Gresik Gelar Pagelaran Wayang Kulit Sarat Pesan Dedikasi

Cak Fir • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 20:48 WIB
Jajaran Direksi PT Petrokimia Gresik berfoto bersama dengan dua dalang utama dalam pagelaran wayang kulit dalam rangka HUT PT Petrokimia Gresik ke 54.
Jajaran Direksi PT Petrokimia Gresik berfoto bersama dengan dua dalang utama dalam pagelaran wayang kulit dalam rangka HUT PT Petrokimia Gresik ke 54.

Kebomas – PT Petrokimia Gresik menutup rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 dengan menggelar pagelaran wayang kulit. Mengusung semangat pelestarian budaya sekaligus menyampaikan pesan tentang dedikasi, kesetiaan dan perjuangan meningkatkan kapasitas diri. Pertunjukan wayang ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan perusahaan dalam memberikan kontribusi bagi bangsa dan masyarakat.

Pagelaran wayang kulit tersebut menghadirkan dalang utama Ki Bayu Aji Pamungkas Anom, putra dari dalang kondang Ki Anom. Pertunjukan semakin istimewa dengan keterlibatan dalang muda dan dalang cilik yang merupakan bagian dari pembinaan seni budaya di lingkungan Petrokimia Gresik.

Salah satunya Ki Ahmad Bagas Setiawan. Di usianya yang baru 26 tahun, Bagas merupakan karyawan Pabrik Produksi 2B Petrokimia Gresik. Ia juga merupakan dalang muda binaan Sanggar Mahesa Kencana Petrokimia Gresik.

Selain Bagas, terdapat tiga dalang cilik yang turut tampil, yakni Bintang Pratama, siswa kelas VIII SMPN 1 Gresik, Nikolas Davido, siswa kelas V sekolah dasar, serta Kiano Renan, siswa kelas V sekolah dasar.

Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Daconi Khotob dalam sambutannya menyampaikan pagelaran wayang kulit ini menjadi bagian dari ungkapan syukur sekaligus penutup rangkaian HUT ke-54 Petrokimia Gresik.

Dalam kesempatan tersebut, Daconi turut menyinggung pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto pada pagi hari di Gedung DPR RI. Dalam pidatonya, Presiden memberikan apresiasi terhadap kinerja Pupuk Indonesia selama dua tahun terakhir.

"Presiden menyampaikan, baru kali ini sepanjang sejarah harga pupuk turun 20 persen, diskon, suplai naik, penyaluran juga naik, laba keuntungan naik 252 persen lebih," ujar Daconi.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi sebuah anomali positif dalam dunia usaha. Sebab, kebijakan pemberian diskon pada umumnya berpotensi menekan pendapatan perusahaan. Namun, kondisi berbeda justru terjadi di Pupuk Indonesia yang mampu mencatatkan kinerja positif di tengah peningkatan akses dan penyaluran pupuk.

"Ini anomali karena biasanya perusahaan memberikan diskon, pendapatan turun. Namun, Pupuk Indonesia justru mencatat kinerja yang cemerlang," lanjutnya.

Petrokimia Gresik sebagai salah satu anak perusahaan Pupuk Indonesia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat atas dukungan yang diberikan selama ini. Dukungan tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam perjalanan perusahaan menjalankan peran strategisnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Pesan mengenai dedikasi dan perjuangan tersebut kemudian diterjemahkan melalui lakon pewayangan yang dipentaskan. Salah satu kisah yang diangkat adalah perjalanan Sumantri yang sarat dengan nilai kesetiaan dan dedikasi.

Sementara itu, lakon utama Begawan Ciptaning mengisahkan perjalanan Arjuna dalam membangun kapasitas diri, menempa kemampuan, serta menghadapi berbagai tantangan dalam proses mencapai tujuan.

Nilai-nilai tersebut dinilai relevan dengan perjalanan sebuah perusahaan. Untuk mencapai kinerja terbaik, dibutuhkan proses panjang, konsistensi, kemampuan menghadapi tantangan, serta kesetiaan terhadap tugas dan tanggung jawab.

Pesan itu sekaligus merefleksikan perjalanan Petrokimia Gresik yang selama 54 tahun terus berkembang dan menjalankan perannya sebagai bagian dari ekosistem Pupuk Indonesia.

Editor : Cak Fir
hut petro Petrokimia Gresik Wayang Kulit