GRESIK – Keandalan infrastruktur kelistrikan menjadi salah satu elemen penting dalam menopang keberlangsungan layanan pendidikan. Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) UP3 Gresik memperkuat dukungan tersebut melalui pengamanan pasokan listrik pada peresmian Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Gresik di Kecamatan Sidayu.
Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Karena itu, keberadaan infrastruktur pendukung, termasuk pasokan energi listrik yang stabil dan andal, menjadi faktor penting agar kegiatan pendidikan dapat berlangsung secara optimal.
Peresmian Sekolah Rakyat dilaksanakan serentak pada Jumat, 31 Juli 2026, dan diresmikan secara daring nasional oleh Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. Di Kabupaten Gresik, kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Gresik, sekaligus menandai dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tanpa kendala kelistrikan, PLN UP3 Gresik menyiagakan personel serta melakukan pengamanan pasokan listrik di lokasi. Pemeriksaan dilakukan terhadap kondisi jaringan dan peralatan kelistrikan sebagai bagian dari langkah mitigasi untuk menjaga kontinuitas suplai selama kegiatan berlangsung.
Pengamanan dipimpin langsung Manajer ULP Sidayu Lisa Nur Fatma bersama jajaran petugas PLN. Kesiapsiagaan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan pada fasilitas publik, terutama sektor pendidikan dan agenda strategis pemerintah.
“Kami memastikan pasokan listrik dalam kondisi aman dan andal selama kegiatan berlangsung. PLN siap mendukung setiap kegiatan strategis, khususnya yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Lisa.
Dukungan PLN mendapat apresiasi dari Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Gresik Rangga Pratama Wahyudiarta. Menurut dia, keandalan pasokan listrik turut memberikan kepastian terhadap kelancaran pelaksanaan agenda peresmian.
“Kami mengapresiasi kesiapsiagaan PLN dalam memastikan pasokan listrik aman, sehingga kegiatan peresmian dapat berlangsung dengan lancar,” ungkap Rangga.
Peran PLN di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Gresik tidak berhenti pada pengamanan kelistrikan saat peresmian. Sebelumnya, PLN UP3 Gresik telah merealisasikan pengoperasian pelanggan Tegangan Menengah (TM) dengan daya 345.000 VA untuk mendukung kebutuhan fasilitas pendidikan tersebut.
Kapasitas kelistrikan itu menjadi fondasi penting bagi operasional sekolah seiring semakin besarnya kebutuhan energi pada institusi pendidikan modern. Aktivitas belajar mengajar kini tidak hanya bergantung pada penerangan, tetapi juga berbagai perangkat teknologi informasi, sistem administrasi digital, sarana pembelajaran elektronik, hingga fasilitas pendukung lainnya.
Dalam perspektif pembangunan, ketersediaan listrik yang andal memiliki keterkaitan erat dengan peningkatan kualitas pelayanan publik. Infrastruktur energi memberikan ruang bagi sekolah untuk mengembangkan ekosistem pembelajaran yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan fasilitas pendidikan.
Dukungan terhadap Sekolah Rakyat sekaligus mempertegas peran PLN yang tidak hanya sebagai penyedia energi, tetapi juga bagian dari ekosistem pembangunan sumber daya manusia. Elektrifikasi fasilitas pendidikan menjadi salah satu mata rantai penting dalam memperluas kesempatan masyarakat memperoleh layanan pendidikan yang layak dan berkualitas.
Momentum tersebut menjadi semakin relevan menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Delapan dekade lebih setelah kemerdekaan, pembangunan tidak lagi semata diukur dari pertumbuhan infrastruktur fisik, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan akses pendidikan, energi, dan pelayanan publik secara semakin merata.
Editor : Cak Fir