RADAR GRESIK – PT Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), kembali menorehkan prestasi dalam kepedulian sosial dan kesejahteraan pekerja.
Petrokimia Gresik berhasil meraih penghargaan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur atas komitmennya menghadirkan fasilitas Taman Penitipan Anak (Daycare) di lingkungan perusahaan.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, kepada Direktur Pengembangan Petrokimia Gresik, Herdijanto Utomo, pada puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) di Malang, Jawa Timur.
Direktur Pengembangan Petrokimia Gresik, Herdijanto Utomo (didampingi panggilan akrab Didik), menyampaikan bahwa apresiasi dari pemerintah ini menjadi pendorong semangat bagi perusahaan untuk terus menghadirkan ekosistem kerja yang kondusif dan ramah keluarga.
"Petrokimia Gresik meyakini keberhasilan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh kinerja bisnis, tetapi juga oleh komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja beserta keluarganya. Daycare menjadi salah satu bentuk nyata dukungan perusahaan agar para orang tua, khususnya ibu pekerja, dapat bekerja dengan tenang sekaligus memastikan hak-hak anak tetap terpenuhi," ujar Didik, Sabtu (1/8/2026).
Layanan pengasuhan anak usia dini ini dikelola melalui TPA Perkumpulan Istri Karyawan Petrokimia Gresik (PIKA PG) yang telah berdiri sejak tahun 1993 di kawasan perumahan dinas perusahaan.
Baca Juga: Diduga Akibat Pembakaran Sampah, Lahan Kosong Dekat Permukiman PPS II Gresik Terbakar
Untuk menjamin mutu pengasuhan, seluruh tujuh tenaga pengasuh di Daycare Petrokimia Gresik telah mengantongi sertifikat kompetensi hak asuh anak dan pengasuhan positif. Pemantauan tumbuh kembang anak dilakukan secara berkala melalui pemeriksaan fisik serta pencatatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).
Petrokimia Gresik juga menjalin sinergi dengan Rumah Sakit Grha Husada untuk edukasi parenting berkala bagi para orang tua, serta menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama Puskesmas Nelayan Kabupaten Gresik terkait rujukan layanan kesehatan anak.
Menariknya, keberadaan daycare ini tidak hanya dinikmati oleh internal perusahaan. Dari total 56 anak yang dilayani (rentang usia 3 bulan hingga 7 tahun), sebanyak 34 anak di antaranya berasal dari masyarakat umum sekitar perusahaan, sedangkan 22 anak lainnya merupakan putra-putri karyawan Petrokimia Gresik.
Inklusivitas layanan ini sebelumnya juga mendapatkan apresiasi langsung dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifah Fauzi, saat berkunjung ke Petrokimia Gresik. Menteri PPPA menilai daycare Petrokimia Gresik berhasil memberikan manfaat sosial yang luas bagi masyarakat sekitar.
Didik menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kolaborasi lintas sektor yang akan terus ditingkatkan standar pengelolaannya.
"Penghargaan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, tenaga pengasuh, dan keluarga mampu menciptakan layanan pengasuhan anak yang berkualitas. Ke depan kami akan terus meningkatkan kualitas layanan sehingga Daycare Petrokimia Gresik dapat menjadi rujukan penyelenggaraan daycare perusahaan yang ramah anak," pungkas Didik. (han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik