RADAR GRESIK– PT Terminal Teluk Lamong (TTL) kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat regional. Sub-holding Pelindo Group ini sukses memboyong penghargaan Radar Surabaya Award 2026 untuk kategori Perusahaan dengan Inovasi & Sinergi Logistik Maritim Terbaik pada malam penganugerahan di Ballroom Hotel Vasa Surabaya, Kamis, (30/7).
Penghargaan tersebut diterima secara langsung oleh Senior Manager Sekretaris Perusahaan dan Hukum PT Terminal Teluk Lamong, Syaiful Anam. Ajang prestisius ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Nezar Patria, Direktur Radar Surabaya Lilik Widyantoro, serta Ketua PWI Jawa Timur H. Lutfi El Hakim.
Apresiasi ini diberikan atas keberhasilan PT Terminal Teluk Lamong meluncurkan terobosan Easy Access Zone Integration (EAZI). Inovasi tersebut terbukti mampu memangkas waktu pergantian antar kapal (Ship to Ship/STS) dari semula 4 hingga 5 jam menjadi rata-rata hanya 1 jam 30 menit.
Diterapkan pertama kali di Terminal Petikemas Nilam (TPK Nilam) sejak Mei 2026, EAZI merupakan buah kolaborasi erat antara operator terminal, regulator, serta para pemangku kepentingan kepelabuhanan. Melalui optimalisasi pengelolaan pola labuh dan alur pelayanan, kapasitas layanan terminal meningkat drastis tanpa memerlukan investasi infrastruktur baru.
Dampak positif inovasi ini langsung terlihat pada produktivitas operasional. Pada bulan Mei 2026, TPK Nilam mencatatkan rekor arus peti kemas tertinggi sepanjang tahun 2026 dengan volume menembus 49.685 TEUs.
Efisiensi waktu STS yang kurang dari dua jam tersebut memberikan fleksibilitas tinggi bagi kapal untuk bersandar sekaligus mempercepat rantai pasok logistik nasional.
Usai menerima trofi penghargaan, Senior Manager Sekretaris Perusahaan dan Hukum PT Terminal Teluk Lamong, Syaiful Anam, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada pihak penyelenggara.
"Penghargaan ini merupakan kehormatan sekaligus motivasi bagi PT Terminal Teluk Lamong untuk terus menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi pengguna jasa dan ekosistem logistik nasional. Program EAZI membuktikan bahwa kolaborasi yang kuat antara operator terminal, regulator, dan seluruh pemangku kepentingan mampu menghasilkan peningkatan efisiensi pelayanan kapal yang signifikan," ujar Syaiful Anam pada Jumat (31/7/2026).
Syaiful Anam menambahkan bahwa keberhasilan penerapan EAZI di TPK Nilam akan dijadikan acuan standar (best practice) untuk dikembangkan serta direplikasi di seluruh lingkungan operasional PT Terminal Teluk Lamong Group.
Baca Juga: Rekor Baru! Arus Peti Kemas Teluk Lamong Tembus 1,4 Juta TEUs di Semester I 2026
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung implementasi program ini. Kami berkomitmen menghadirkan layanan kepelabuhanan yang semakin cepat, andal, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan guna mendukung penguatan daya saing logistik nasional," tegasnya.
Pencapaian ini semakin mempertegas komitmen PT Terminal Teluk Lamong dalam mendorong transformasi layanan kepelabuhanan secara berkelanjutan.
Berbekal sinergi bersama regulator dan perusahaan pelayaran, perusahaan optimistis dapat terus berkontribusi terhadap percepatan pertumbuhan perdagangan dan perekonomian nasional. (rir/han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik