Rayakan HUT ke 54, Petrokimia Gresik Mengayuh Harapan Bersama Ribuan Tukang Becak

Cak Fir • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 16:30 WIB
Pada HUT ke-54, PT Petrokimia Gresik menghadirkan rasa syukur melalui kepedulian kepada para abang becak, sebagai bagian yang tak terpisahkan dari denyut kehidupan masyarakat Gresik.
Pada HUT ke-54, PT Petrokimia Gresik menghadirkan rasa syukur melalui kepedulian kepada para abang becak, sebagai bagian yang tak terpisahkan dari denyut kehidupan masyarakat Gresik.

Kebomas - Di tengah geliat aktivitas Kota Gresik yang terus berkembang, masih ada sosok-sosok yang setia mengayuh roda kehidupan dengan tenaga sendiri. Mereka adalah para tukang becak yang setiap hari menyusuri jalanan kota, mengantar penumpang, membawa barang belanjaan, hingga menjadi bagian dari denyut aktivitas masyarakat sejak puluhan tahun silam.

Bagi sebagian warga, keberadaan tukang becak bukan sekadar moda transportasi tradisional. Mereka telah menjadi bagian dari wajah Kota Gresik, menyimpan kisah perjuangan, ketekunan, dan pengabdian dalam mencari nafkah bagi keluarga. Di balik kayuhan yang semakin berat di tengah perubahan zaman, tersimpan harapan agar perhatian dan kepedulian terhadap mereka tidak pernah pudar.

Semangat itulah yang kembali dihadirkan PT Petrokimia Gresik (Persero) melalui kegiatan "Berbagi Berkah Bersama Abang Becak 2026". Program yang digelar di GOR Tri Dharma Gresik, Rabu (29/7), menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Petrokimia Gresik sekaligus wujud syukur perusahaan atas perjalanan panjang yang telah dilalui bersama masyarakat.

Dalam momen ini, sebanyak 529 tukang becak kayuh maupun becak listrik dari berbagai wilayah Kabupaten Gresik hadir. Mereka menerima santunan sebesar uang tunai, bingkisan, serta konsumsi. Nilai bantuan mungkin dapat dihitung, tetapi perhatian yang diberikan perusahaan menjadi pesan bahwa keberadaan mereka tetap dihargai sebagai bagian dari kehidupan sosial Kabupaten Gresik.

Direktur Manajemen Risiko Petrokimia Gresik, Muhammad Ihwan, menyampaikan perjalanan perusahaan selama 54 tahun tidak dapat dipisahkan dari dukungan masyarakat yang selama ini tumbuh bersama Petrokimia Gresik. Karena itu, momentum ulang tahun perusahaan selalu dimaknai tidak hanya sebagai ajang perayaan, tetapi juga kesempatan untuk berbagi manfaat.

"Petrokimia Gresik percaya bahwa keberhasilan perusahaan harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap masyarakat. Karena itu, kami menjadikan HUT ke-54 ini sebagai momentum untuk berbagi kebahagiaan sekaligus mempererat kebersamaan dengan para abang becak di Gresik," ujar Ihwan.

Di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat, kepedulian sosial menjadi salah satu bentuk kehadiran perusahaan yang dapat dirasakan secara langsung. Bagi Petrokimia Gresik, hubungan dengan masyarakat bukan sekadar bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), tetapi telah menjadi nilai yang terus dijaga sepanjang perjalanan perusahaan.

Tak heran jika kegiatan berbagi bersama abang becak telah menjadi tradisi yang rutin dilaksanakan setiap peringatan HUT Petrokimia Gresik. Tradisi tersebut lahir dari keyakinan bahwa keberhasilan perusahaan akan semakin bermakna ketika manfaatnya turut dirasakan oleh masyarakat sekitar.

Lebih lanjut, Ihwan berharap doa dan dukungan masyarakat terus mengiringi langkah Petrokimia Gresik agar mampu menjalankan amanah pemerintah dalam menyalurkan pupuk bersubsidi secara optimal. Dengan demikian, perusahaan dapat terus tumbuh sekaligus memperluas manfaat bagi masyarakat.

"Petrokimia Gresik akan terus hadir, tumbuh bersama masyarakat, dan menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung. Hubungan yang erat dengan masyarakat menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan perusahaan," tutup Ihwan.

Di antara ratusan abang becak yang hadir, Sumber, 61, menjadi salah satu penerima manfaat yang menyimpan kisah panjang tentang perjuangan. Sejak 1974, ia menggantungkan hidup dari mengayuh becak di Kota Gresik. Puluhan tahun mengantar penumpang membuatnya menjadi saksi perubahan kota, namun semangatnya mencari nafkah untuk keluarga tetap tidak berubah.

Baginya, perhatian yang diberikan Petrokimia Gresik menjadi penyemangat sekaligus bukti bahwa para abang becak masih mendapat tempat di hati masyarakat dan perusahaan.

"Alhamdulillah ada bantuan dari Petrokimia Gresik. Semoga Petrokimia Gresik semakin maju, sehingga bantuan ini bisa terus dilaksanakan untuk kami," ujar Sumber yang mengaku menekuni pekerjaan ini sejak tahun 1974.

Cerita serupa datang dari Tono, 59. Selama lima tahun terakhir ia mengayuh becak di Gresik dengan penghasilan yang tidak menentu. Pada hari-hari sepi, pendapatan yang diperoleh bahkan jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Karena itu, bantuan yang diterimanya menjadi sangat berarti.

Editor : Cak Fir
HUT becak gresik Petrokimia Gresik Petro