Direktur Operasi dan Produksi PT Petrokimia Gresik, Majus Luther Sirait, mengungkapkan realisasi produksi pupuk hingga pertengahan Semester I/2026 mengalami pertumbuhan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
"Untuk detail angkanya nanti saya lihat dulu, yang pasti naik signifikan dibandingkan tahun kemarin," kata Luther kepada Radar Gresik disela pembukaan Petronite Fest (PNF) 2026.
Peningkatan produksi tersebut menjadi indikator positif atas efektivitas strategi operasional perusahaan dalam menghadapi berbagai tantangan eksternal, termasuk ketidakpastian geopolitik yang berdampak terhadap industri pupuk dunia. Meski demikian, diakuinya eskalasi geopolitik global memang memberikan pengaruh terhadap aktivitas produksi.
"Semuanya mampu diantisipasi melalui langkah mitigasi yang cepat dan terukur sehingga tidak mengganggu keberlangsungan operasional perusahaan," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, strategi fundamental yang dijalankan PT Petrokimia Gresik adalah penguatan ketahanan energi melalui pengamanan pasokan gas bumi jangka panjang. PG menjalin kerja sama penyediaan gas dari Lapangan MDA-MBH di Selat Madura serta Wilayah Kerja (WK) Ketapang di Perairan Utara Pulau Madura.
Kerja sama tersebut berpotensi memberikan tambahan pasokan gas sebesar 30–35 MMSCFD yang akan memperkuat keandalan operasional perusahaan sekaligus menjamin keberlanjutan produksi pupuk dan berbagai produk agroindustri hingga tahun 2035.
Di sisi lain, perusahaan juga memperkuat ketahanan rantai pasok nasional dengan memastikan ketersediaan stok pupuk bersubsidi tetap berada pada level aman. Sebagai langkah antisipatif menghadapi musim tanam April hingga September, Petrokimia Gresik telah menyiapkan cadangan pupuk bersubsidi sebanyak 219.648 ton.
Selain menjaga kecukupan stok, Petrokimia Gresik turut memperkuat strategi pengadaan bahan baku utama seperti phosphate rock, potash, dan sulphur melalui diversifikasi negara pemasok serta kontrak pembelian jangka panjang. Kebijakan tersebut dirancang untuk menjaga stabilitas pasokan hingga satu tahun ke depan sekaligus meminimalkan risiko fluktuasi pasar internasional.
Serangkaian strategi tersebut memperlihatkan kemampuan Petrokimia Gresik dalam menjaga kinerja operasional secara berkelanjutan. Di tengah tekanan eksternal yang masih membayangi industri pupuk global, perusahaan mampu mempertahankan momentum pertumbuhan produksi, memperkuat ketahanan rantai pasok, serta meningkatkan keandalan operasional sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional.
Editor : Cak Fir