Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Perkuat Pasar Global, SIG Resmikan Fasilitas Dermaga dan Produksi Ekspor di Tuban

Yudhi Dwi Anggoro • Minggu, 14 Juni 2026 | 09:45 WIB
AKTIF : Pengisian semen tipe khusus SIG ke palka kapal kargo di fasilitas dermaga dan produksi untuk ekspor SIG di Tuban, Jawa Timur. (Ist/Radar Gresik)
AKTIF : Pengisian semen tipe khusus SIG ke palka kapal kargo di fasilitas dermaga dan produksi untuk ekspor SIG di Tuban, Jawa Timur. (Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK — PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) resmi mengoperasikan fasilitas dermaga dan produksi untuk ekspor di Tuban, Jawa Timur pada Kamis (11/6).

Fasilitas dengan kapasitas mencapai satu juta ton semen per tahun ini disiapkan secara khusus untuk memperkuat ekspansi pasar internasional perusahaan, dengan fokus utama menyasar negara Amerika Serikat.

Peresmian infrastruktur baru tersebut menjadi bagian dari langkah strategis SIG dalam memperluas jangkauan pasar global, sekaligus menjadi solusi konkret untuk meningkatkan daya saing industri semen nasional di tengah tantangan kelebihan kapasitas produksi yang saat ini terjadi di dalam negeri.

Baca Juga: Pemerintah Percepat Perluasan KEK Gresik, Siap Tampung Gelombang Investasi Baru

Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, menjelaskan bahwa fasilitas ekspor di Tuban ini akan memegang peran sebagai basis utama dalam penguatan aktivitas ekspor perusahaan. Langkah ini direalisasikan melalui kerja sama strategis antara anak usaha SIG, yaitu PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, bersama dengan perusahaan Taiheiyo Cement Corporation yang berasal dari Jepang.

 “Momentum peresmian fasilitas ekspor ini membawa SIG pada tujuan utama yaitu menciptakan peluang pertumbuhan, mendukung pembangunan berkelanjutan, dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional melalui produk hasil karya anak bangsa," tegasnya. 

Lebih lanjut, sepanjang tahun 2026 ini, SIG memasang target untuk mengekspor sebanyak empat ratus lima puluh ribu metrik ton semen tipe khusus ke Amerika Serikat yang akan dikirimkan secara bertahap.

Baca Juga: PII Gresik Dorong Hilirisasi Industri Harus Diimbangi Investasi Lingkungan

Indrieffouny menyebutkan bahwa ekspansi tersebut merupakan bagian penting dari transformasi bisnis guna menciptakan sumber pertumbuhan baru, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri bahan bangunan global.

Beliau juga menambahkan bahwa di tengah kondisi industri semen nasional yang mengalami kelebihan kapasitas, para pelaku usaha memang dituntut untuk terus berinovasi dan tangkas dalam menjalankan strategi yang mampu mendongkrak daya saing perusahaan, baik di pasar domestik maupun internasional.

Infrastruktur pendukung di dalam fasilitas ekspor SIG Tuban ini telah dilengkapi dengan berbagai teknologi modern untuk menjamin operasional yang efisien dan berkelanjutan. Terminal ekspor yang memiliki kapasitas hingga lima puluh ribu DWT tersebut disokong oleh keberadaan tube conveyor sepanjang empat koma satu kilometer, tripper conveyor, serta mesin ship loader berkapasitas seribu ton per jam yang mampu mengirim semen curah secara langsung dari pabrik menuju kapal di dermaga.

Baca Juga: Dua Bus Saling Salip di Duduksampeyan Gresik, Pemotor Asal Lamongan Alami Luka Berat

Di samping itu, fasilitas produksinya juga ditunjang oleh blending silo system berkapasitas delapan ribu ton, clinker silo system berkapasitas lima belas ribu ton, serta dua unit cement silo system yang masing-masing kapasitasnya menampung hingga delapan belas ribu ton.

Dalam kesempatan yang sama, Indrieffouny turut menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Taiheiyo Cement Corporation atas sinergi yang terjalin erat dalam pengembangan fasilitas ekspor ini. Kolaborasi bilateral tersebut dinilai tidak hanya memperkuat hubungan ekonomi antara Indonesia dan Jepang, melainkan juga membuka peluang lebar bagi pengembangan bisnis serta peningkatan kapabilitas kedua perusahaan ke depan.

Sementara itu, Komisaris Utama SIG, Sigit Widyawan, turut menegaskan bahwa momen peresmian ini bukanlah akhir dari pencapaian perusahaan, melainkan sebuah awal dari upaya panjang untuk memaksimalkan seluruh fasilitas yang ada sebagai motor penggerak pertumbuhan yang berkelanjutan.

“Menjaga kualitas tetap menjadi prioritas utama untuk meningkatkan daya saing. Setelah itu, aspek efisiensi juga harus terus diperkuat agar semakin kompetitif dan membuka peluang untuk merambah pasar yang lebih luas lagi," pungkasnya. 

Baca Juga: Kabar Baik! 15 Paket Jalan Poros Desa di Gresik Segera Dibeton, Sasar Akses Vital Warga

Melalui operasional fasilitas ekspor di Tuban ini, SIG berkomitmen penuh untuk terus memperkuat ketahanan bisnis mereka. Upaya tersebut dicapai melalui diversifikasi pasar yang agresif, peningkatan nilai tambah dari produk yang dihasilkan, serta pemantapan posisi Indonesia sebagai salah satu pemain industri semen yang sangat kompetitif di pasar global saat ini. (yud/han) 

Editor : Hany Akasah
#ekspor #SIG #semen #gresik #Tuban