Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

40 Tahun KIPG, Inovasi Karyawan Petrokimia Gresik Perkuat Daya Saing dan Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar

Cak Fir • Sabtu, 13 Juni 2026 | 12:36 WIB
Dirut PT Petrokimia Gresik, Daconi Khotob mengunjungi salah satu booth peserta KIPG.
Dirut PT Petrokimia Gresik, Daconi Khotob mengunjungi salah satu booth peserta KIPG.

Kebomas – Gelaran Konvensi Inovasi Petrokimia Gresik (KIPG) 2026 menjadi momentum istimewa karena menandai 40 tahun perjalanan KIPG sebagai wadah pengembangan budaya inovasi yang konsisten melahirkan berbagai terobosan untuk memperkuat daya saing dan keberlanjutan perusahaan.

Selama empat dekade penyelenggaraannya, KIPG telah menjadi motor penggerak lahirnya inovasi yang berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi, produktivitas, keandalan operasional, serta penguatan peran Petrokimia Gresik dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Pada KIPG 2026, inovasi yang dihasilkan mampu mencatatkan direct financial benefit sebesar Rp68 miliar dan value creation mencapai Rp154 miliar.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menegaskan keberlangsungan KIPG selama 40 tahun menjadi bukti komitmen perusahaan dalam membangun budaya inovasi yang kuat dan berkelanjutan.

“Budaya inovasi di Petrokimia Gresik terus tumbuh dan berkembang secara positif. Besarnya keterlibatan karyawan dalam inovasi menjadi cerminan bahwa semangat untuk berpikir kreatif, melakukan perbaikan, dan berkontribusi telah menjadi bagian dari budaya kerja di Petrokimia Gresik,” ujar Daconi saat membuka KIPG 2026 di Gresik, Kamis (11/6).

Budaya inovasi yang semakin kuat tercermin dari tingkat partisipasi karyawan yang terus meningkat setiap tahun. Pada 2024, keterlibatan karyawan dalam inovasi tercatat sebesar 95 persen, meningkat menjadi 97 persen pada 2025, dan kembali naik menjadi 98 persen pada KIPG 2026. Partisipasi tersebut juga melibatkan Pejabat Band I dan Band II, menunjukkan dukungan inovasi yang merata di seluruh jenjang organisasi.

Menurut Daconi, capaian tersebut membuktikan bahwa inovasi tidak hanya menghasilkan ide-ide baru, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata dan nilai tambah yang terukur bagi perusahaan.

“Insan Petrokimia Gresik menyadari pentingnya inovasi bagi perusahaan, khususnya dalam menjalankan amanah penyaluran pupuk bersubsidi untuk mewujudkan swasembada pangan nasional. Kontribusi ini membuktikan bahwa setiap gagasan dapat berkembang menjadi solusi yang memberikan dampak signifikan bagi kinerja dan daya saing perusahaan,” katanya.

Sebanyak 1.799 gugus inovasi ambil bagian dalam KIPG 2026. Mengusung tema “Driving Efficiency, Creating Value”, ajang ini menjadi ruang bagi insan perusahaan untuk menghadirkan berbagai inovasi yang tidak hanya mendorong pembaruan, tetapi juga menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi perusahaan.

Pada kesempatan tersebut, Daconi juga menyampaikan apresiasi kepada para inovator terbaik yang telah melahirkan berbagai solusi dan terobosan dalam mendukung operasional perusahaan.

“Empat puluh tahun perjalanan KIPG telah membuktikan bahwa kemajuan perusahaan tidak pernah lahir dari kebetulan. Kemajuan selalu diawali oleh keberanian untuk berubah, kemauan untuk memperbaiki, dan komitmen untuk terus menciptakan nilai,” tegasnya.

Ia menambahkan, inovasi harus berjalan seiring dengan operational excellence. Dengan fondasi budaya inovasi yang semakin kuat serta keterlibatan karyawan yang terus meningkat, Petrokimia Gresik optimistis mampu menghadirkan terobosan-terobosan baru yang memberikan manfaat jangka panjang sekaligus memperkuat posisi perusahaan dalam menghadapi tantangan dan peluang bisnis di masa mendatang.

Editor : Cak Fir
#kipg #pupuk indonesia #Petrokimia Gresik