Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Jamin Musim Tanam, Petrokimia Gresik Amankan 219 Ribu Ton Pupuk di Tengah Dinamika Global

Hany Akasah • Rabu, 13 Mei 2026 | 14:37 WIB
Petrokimia Gresik amankan 219.648 ton pupuk bersubsidi demi dukung musim tanam April-September. (Ist/Radar Gresik)
Petrokimia Gresik amankan 219.648 ton pupuk bersubsidi demi dukung musim tanam April-September. (Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK - Menghadapi dinamika rantai pasok global yang menantang, Petrokimia Gresik memastikan keberlanjutan produksi nasional dengan menyiapkan stok pupuk bersubsidi sebanyak 219.648 ton. Langkah strategis ini diambil guna menjamin kebutuhan petani selama musim tanam berlangsung, sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menegaskan bahwa perusahaan telah melakukan optimalisasi fasilitas produksi dan memperkuat strategi pengadaan bahan baku untuk mengantisipasi potensi gangguan logistik internasional.

“Perubahan kondisi global dan potensi gangguan jalur logistik internasional menjadi perhatian industri pupuk dunia. Namun Petrokimia Gresik tetap berupaya optimal dalam memproduksi pupuk sehingga ketersediaan pupuk bagi petani tetap terjaga,” ujar Daconi di Surabaya, Rabu (13/5/2026).

Baca Juga: Cetak Agripreneur Masa Depan, Petrokimia Gresik Siapkan Beasiswa bagi 50 Calon Petani Muda Jawa Timur

Sebagai langkah preventif terhadap ketidakpastian global, Petrokimia Gresik melakukan diversifikasi negara asal suplai untuk bahan baku kritis seperti phosphate rock, potash, dan sulphur.

Selain itu, perusahaan memaksimalkan pasokan sulphuric acid dari dalam negeri dan mempercepat pengamanan stok bahan baku untuk kebutuhan enam hingga 12 bulan ke depan.

Hingga 10 Mei 2026, rincian ketersediaan stok pupuk bersubsidi yang telah disiapkan meliputi 166.324 ton NPK Phonska, 32.054 ton Urea, 16.611 ton Petroganik, 2.720 ton ZA, dan 1.939 ton SP-36. 

Baca Juga: Dukung Pertanian Modern, Petrokimia Gresik Resmikan Greenhouse School Lab Farming

"Stok ini telah tersedia pada jaringan distribusi Pupuk Indonesia dan siap disalurkan kepada penerima di PPTS (Penerima Pupuk pada Titik Serah) sesuai ketentuan yang berlaku. Kami berharap petani tidak perlu khawatir, musim tanam April–September bisa dijalani dengan optimal," tambah Daconi.

Pemerintah juga telah melakukan transformasi besar dalam tata kelola penyaluran melalui pemangkasan 145 aturan menjadi satu peraturan induk, yakni Perpres Nomor 6 Tahun 2025. Reformasi regulasi ini terbukti efektif meningkatkan penyerapan pupuk, di mana realisasi nasional per 10 Mei 2026 mencapai 3,46 juta ton, meningkat 35% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Selain kemudahan akses, pemerintah juga telah menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar 20% untuk seluruh jenis pupuk bersubsidi. Daconi memastikan pihak Pupuk Indonesia Group akan melakukan pengawasan ketat agar kios resmi atau PPTS disiplin menerapkan harga baru tersebut.

Baca Juga: Petrokimia Gresik Ajak Jurnalis Dukung GPPI Lewat Nobar Final Proliga 2026

Di akhir keterangannya, Daconi mengimbau agar petani tetap waspada terhadap peredaran produk palsu dengan harga murah yang ditawarkan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

“Petrokimia Gresik berkomitmen menjaga keberlangsungan produksi dan ketersediaan pupuk nasional di tengah tantangan global. Kami ingin memastikan kebutuhan pupuk petani tetap terpenuhi sehingga produktivitas pertanian nasional dapat terus terjaga,” pungkasnya. (han) 

Editor : Hany Akasah
#musim tanam #PUPUK #gresik #petrokimia #Petani