Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Kunjungi Kantor Pusat Pegadaian, Senator Lia Istifhama Dukung Inklusi Keuangan dan Kemandirian Industri Emas

Hany Akasah • Selasa, 14 April 2026 | 09:15 WIB
INDUSTRI EMAS : Senator DPD RI, Dr. Lia Istifhama, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pusat PT Pegadaian untuk mendukung penguatan ekonomi kerakyatan dan industri emas. (IST/ RADAR GRESIK)
INDUSTRI EMAS : Senator DPD RI, Dr. Lia Istifhama, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pusat PT Pegadaian untuk mendukung penguatan ekonomi kerakyatan dan industri emas. (IST/ RADAR GRESIK)

 RADAR GRESIK – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, M.E.I., melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pusat PT Pegadaian pada Kamis (9/4/2026). Dalam kunjungan tersebut, Lia menyoroti peran strategis Pegadaian dalam memperkuat ekosistem keuangan nasional, terutama melalui sektor investasi emas dan pemberdayaan UMKM.

Kunjungan ini disambut langsung oleh Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis PT Pegadaian, Ferdian Timur Satyagraha. Dalam diskusi tersebut, dibahas rencana besar pembentukan Indonesia Bullion Market Association (IBMA) yang diinisiasi Pegadaian bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) dan pelaku industri lainnya.

IBMA, yang dijadwalkan resmi pada Juni 2026, akan menjadi wadah koordinasi ekosistem emas nasional dari hulu ke hilir. Senator yang akrab disapa Ning Lia ini menilai kehadiran IBMA sebagai langkah krusial untuk membangun tata kelola industri emas yang transparan dan kompetitif.

Baca Juga: Apresiasi Peran Perempuan di Politik, Lia Istifhama Ajak Kaum Hawa Maksimalkan Peluang

“Ini bukan sekadar urusan industri, melainkan upaya negara untuk memiliki ekosistem emas yang tangguh dan mampu bersaing di level global,” tegas Lia.

Selain sektor bullion, Lia juga memberikan apresiasi khusus terhadap program Gadai Peduli. Program ini memberikan pinjaman mikro darurat tanpa bunga (0 persen) dengan plafon Rp50.000 hingga Rp2.500.000 bagi kelompok masyarakat rentan dan pelaku usaha kecil.

“Inisiatif ini membuktikan bahwa Pegadaian menjalankan fungsi sosial yang nyata dalam menjaga ketahanan ekonomi masyarakat, tidak hanya fokus pada profit semata,” tambahnya.

Kemandirian industri emas nasional juga menjadi sorotan Lia melalui kehadiran anak usaha Pegadaian, Galeri 24. Dengan sertifikasi SNI dan fasilitas produksi mandiri, Galeri 24 dinilai telah memperkuat hilirisasi emas di Indonesia.

Di sisi lain, Lia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mulai berinvestasi emas yang kini semakin inklusif karena dapat dimulai dengan nominal Rp10.000 saja. Ia menekankan pentingnya berinvestasi di lembaga dalam negeri demi kedaulatan ekonomi.

“Saat kita berinvestasi di dalam negeri, manfaatnya kembali ke bangsa sendiri melalui perputaran ekonomi dan dividen bagi negara. Ini adalah bentuk nyata kedaulatan ekonomi,” jelas Lia.

Menutup kunjungannya, Lia mengapresiasi inovasi gaya hidup yang diusung Pegadaian, seperti pengembangan “Gadai Cafe”. Konsep yang melibatkan produk UMKM lokal ini dinilai efektif sebagai sarana edukasi investasi bagi kaum milenial dan Gen Z dalam suasana yang lebih santai. (han)

Editor : Hany Akasah
#senator jatim #Emas #Lia Istifhama #ekonomi #Investasi