RADAR GRESIK– PT Terminal Teluk Lamong (TTL) mengawali tahun 2026 dengan torehan prestasi gemilang. Anak usaha Pelindo ini resmi menerima penghargaan Zero Accident (Nihil Kecelakaan Kerja) dan penghargaan Pencegahan serta Penanggulangan HIV-AIDS (P2HIV-AIDS) di tempat kerja dari Gubernur Jawa Timur, Kamis (19/2).
Penghargaan Zero Accident ini menjadi kado spesial dalam peringatan Bulan K3 Nasional 2026. TTL mencatatkan angka fantastis sebanyak 23.575.501 jam kerja orang tanpa kecelakaan kerja, terhitung sejak 1 November 2017 hingga 31 Oktober 2025.
Pencapaian ini menjadi bukti konkret efektivitas implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang dijalankan secara konsisten di lingkungan terminal.
“Penghargaan ini bukan hanya milik PT Terminal Teluk Lamong, tetapi hasil kerja keras seluruh pegawai dan dukungan kuat dari para mitra kerja. Terima kasih atas dedikasi tanpa henti dalam menjaga standar keselamatan dan lingkungan kerja terbaik,” ujar M. Syukur, Direktur Operasi PT Terminal Teluk Lamong.
Selain nihil kecelakaan, TTL juga meraih penghargaan kategori Platinum atas penerapan program P2HIV-AIDS. Perusahaan dinilai konsisten dan berkelanjutan dalam mengedukasi serta memitigasi risiko bagi seluruh pekerja dan mitra kerja.
M. Syukur menegaskan bahwa prestasi ini berakar pada Transformasi HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) yang masif dilakukan sejak 2023.
Beberapa program unggulan yang dijalankan secara berkala meliputi Management Walkthrough, Safety Forum & Safety Induction, Refreshment Aspek K3, serta Safety Minimum Requirement.
Transformasi HSSE bukan sekadar formalitas, melainkan langkah mitigasi risiko untuk mendukung produktivitas dan kinerja operasional perusahaan. Dengan lingkungan kerja yang aman, TTL optimis dapat terus meningkatkan performa operasionalnya.
Ke depan, PT Terminal Teluk Lamong berkomitmen untuk terus mengembangkan digitalisasi HSSE. Langkah ini diambil guna memperkuat posisi TTL sebagai terminal ramah lingkungan yang kompetitif di kancah global. (han)
Editor : Hany Akasah