Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Peternak Gresik Menjerit! Jelang Ramadan, Harga Kambing Anjlok Sampai Separuh Harga

Fajar Yuliyanto • Selasa, 27 Januari 2026 | 14:12 WIB
HARGA : Peternak kambing mengalami penurunan harga sejak awal tahun 2026.
HARGA : Peternak kambing mengalami penurunan harga sejak awal tahun 2026.

RADAR GRESIK – Kabar kurang sedap datang dari sektor peternakan di Kabupaten Gresik. Menjelang bulan suci Ramadan, harga kambing di sejumlah pasar hewan justru terjun bebas.

Tren penurunan harga ini terpantau sudah terjadi sejak awal tahun 2026, membuat para peternak harus gigit jari karena nilai jual ternak mereka merosot tajam dibanding periode sebelumnya.

Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Gresik, Viki Mustofa, membenarkan fenomena musiman ini. Menurutnya, melimpahnya stok di pasar menjadi pemicu utama koreksi harga yang terjadi saat ini.

“Iya menjelang puasa biasanya turun tapi hanya sekitar 2 minggu saja, karena banyak peternak melepas kambingnya untuk kebutuhan awal puasa, sehingga stok kambing melimpah di pasar. Selain itu stok pakan hijauan melimpah dikarenakan musim penghujan,” kata Viki Mustofa, Selasa (27/1).

Meski kondisi ini menekan pendapatan peternak, Viki memprediksi situasi ini hanya bersifat sementara. Ia meyakini harga akan kembali merangkak naik seiring dengan habisnya masa Lebaran dan menyambut persiapan hari raya Iduladha.

“Nanti selepas hari raya Idulfitri akan naik karena persiapan Idulqurban,” ujarnya memberikan optimisme bagi para pelaku usaha ternak.

Kenyataan pahit di lapangan dirasakan langsung oleh M. Bonang Khalimudin, peternak asal Kecamatan Panceng. Ia mengeluhkan penurunan harga yang terjadi merata di semua jenis kambing, mulai dari kambing lokal hingga ras unggulan. Penurunan harga ini bahkan dinilai sangat ekstrem karena mencapai lebih dari 50 persen.

“Sejak awal tahun 2026, harga kambing di pasar murah-murah. Penurunan bahkan lebih dari separuh harga,” keluh Bonang.

Ia merinci, kambing jenis gibas dewasa yang biasanya laku di kisaran Rp 800 ribu hingga Rp 1,3 juta per ekor, kini hanya dihargai sekitar Rp 500 ribu sampai Rp 650 ribu saja. Nasib serupa menimpa kambing etawa yang biasanya gagah di angka Rp 2,5 juta per ekor, kini anjlok hingga menyentuh level Rp 1,7 jutaan.

Kondisi ini memaksa peternak untuk memilih antara menjual dengan rugi demi memenuhi kebutuhan operasional atau menahan ternak mereka lebih lama dengan konsekuensi biaya pakan yang terus berjalan. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
#Harga #gresik #kambing #Ramadan #DINAS pertanian