Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Catat 25 Juta Jam Tanpa Laka Kerja, Wilmar Nabati Indonesia Sabet Penghargaan K3 dari Gubernur Jatim

Muhammad Firman Syah • Jumat, 16 Januari 2026 | 14:56 WIB
Zero Accident : Head Department Environment, Health and Safety (EHS) PT Wilmar Nabati Indonesia, Heri Poerwanto (kanan) menerima penghargaan K3 dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
Zero Accident : Head Department Environment, Health and Safety (EHS) PT Wilmar Nabati Indonesia, Heri Poerwanto (kanan) menerima penghargaan K3 dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Kebomas- Komitmen dunia industri dalam membangun budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) kembali mendapat pengakuan pada Peringatan Bulan K3 Nasional Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Stadion Petrokimia Gresik, Selasa (14/1).

Pada momentum tersebut, PT Wilmar Nabati Indonesia Unit Gresik menerima Zero Accident Award atas keberhasilannya mencatatkan 24.874.312 Jam Kerja Orang tanpa kecelakaan kerja, terhitung sejak 2 November 2021 hingga 31 Oktober 2025. Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi perusahaan dalam menerapkan program K3 secara berkelanjutan.

Penghargaan tersebut diterima oleh Head Department Environment, Health and Safety (EHS) PT Wilmar Nabati Indonesia, Heri Purwanto. Capaian ini menegaskan komitmen perusahaan dalam mengelola aspek keselamatan kerja secara sistematis di tengah kompleksitas dan risiko tinggi industri pengolahan nabati.

Manajer Humas dan Sumber Daya Manusia PT Wilmar Nabati Indonesia, Hartono Subeki, menyampaikan bahwa raihan Zero Accident Award menjadi motivasi sekaligus pengingat bagi seluruh insan perusahaan untuk terus memperkuat budaya keselamatan kerja. Menurutnya, K3 telah menjadi bagian integral dari proses bisnis perusahaan, bukan sekadar kewajiban administratif.

“Penghargaan ini bukan tujuan akhir, melainkan pemacu semangat bagi kami untuk terus meningkatkan standar keselamatan dan kesehatan kerja. Bagi PT Wilmar Nabati Indonesia, K3 adalah komitmen jangka panjang untuk melindungi pekerja sekaligus menjaga keberlanjutan operasional perusahaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara manajemen dan seluruh karyawan yang memiliki kesadaran bersama terhadap pentingnya keselamatan kerja. Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam membangun ekosistem industri yang aman, produktif, dan manusiawi, sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Peringatan Bulan K3 Nasional Tahun 2026 sendiri mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif”. Tema ini dinilai sejalan dengan praktik yang dijalankan PT Wilmar Nabati Indonesia, di mana pengelolaan K3 diposisikan sebagai budaya kerja yang tumbuh dari kesadaran bersama.

Dalam amanatnya, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa K3 merupakan nilai dasar yang menentukan daya saing industri. Sinergi antara teknologi, manajemen, dan sumber daya manusia menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif.

“Penghargaan yang diterima perusahaan-perusahaan ini menjadi bagian dari capaian Jawa Timur di bidang K3 sepanjang tahun 2026, di mana ratusan industri dinilai berhasil menerapkan praktik keselamatan dan kesehatan kerja dengan baik,” kata Khofifah. 

Editor : Cak Fir