RADAR GRESIK – Menyambut perayaan Natal 2025, Aston Gresik Hotel & Conference Center menampilkan terobosan dekorasi yang unik dan berakar pada kearifan lokal.
Dalam acara Aston Gresik Christmas Lighting Tree Ceremony, hotel ini secara resmi menyalakan lampu pada Pohon Natal yang seluruhnya tersusun dari ribuan kue Pudak, kuliner tradisional khas Gresik.
Pohon Natal Pudak ini memiliki tinggi lebih dari dua meter dan dibangun dari 1.250 buah pudak. Inisiatif ini tidak hanya menjadi ikon utama perayaan Natal tahun ini, tetapi juga menjadi bentuk penghormatan dan kebanggaan terhadap identitas budaya Kota Gresik.
Para tamu yang hadir dalam acara tersebut mengenakan dresscode merah dan marun, menambah suasana yang hangat dan meriah saat momen penyalaTradisional.
General Manager Aston Gresik Hotel & Conference Center, S. Paminta Nugraha, menjelaskan bahwa Pohon Natal Pudak lebih dari sekadar dekorasi, melainkan simbol kebanggaan terhadap identitas lokal.
“Melalui Pohon Natal Pudak ini, kami berharap setiap tamu merasakan makna mendalam seperti pudak yang manis memberi rasa. Harapannya Natal membawa kita menjadi garam dan terang bagi lingkungan sekitar. Semoga pohon ini menginspirasi untuk berbagi kebaikan, menguatkan kebersamaan, dan menjunjung budaya lokal,” kata Paminta, Senin (8/12).
Sementara itu, Sales Director Aston Gresik Hotel & Convention, Ika Putri, mengatakan bahwa perayaan tahun ini sengaja dirancang spesial dan berbeda dengan memusatkan konsep utama pada ikon budaya Gresik.
“Tahun ini kami membuat pohon Natal dari pudak, sesuatu yang sangat ikonik. Alasannya sederhana, pudak adalah makanan khas Gresik yang disukai semua kalangan, dari anak-anak hingga orang tua. Harapannya Aston juga bisa dicintai oleh semua kalangan,” imbuhnya.
Ika menambahkan, pemilihan pudak juga merupakan upaya hotel dalam merawat kearifan lokal Gresik. Dengan ribuan pudak yang tersusun, para tamu dapat mengenal salah satu kuliner wajib coba saat berkunjung ke kota ini.
Pudak sendiri adalah jajanan yang terbuat dari tepung beras/sagu, gula, dan santan, dikukus dalam kemasan ope (pelepah daun pinang) yang dijahit. Keunikan pudak terletak pada rasa manis legit, tekstur lembut, dan aroma khas.
Makanan ini telah dipopulerkan secara komersial sejak1950.
“Respon para tamu sangat positif. Banyak yang terkesima melihat pohon Natal unik tersebut, mencicipi pudak, hingga bertanya di mana mereka bisa membelinya,” jelas Ika.
Ia pun menutup dengan harapan agar momen Natal 2025 membawa sukacita dan kedamaian. “Semoga saudara-saudara Nasrani dapat merayakan Natal dengan penuh sukacita, dan Aston Gresik bisa menjadi bagian dari perayaan natal, damai sejahtera untuk kita semua,” pungkasnya. (jar/han)
Editor : Hany Akasah