Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Viral! Enam Kali Terbang Fly Jaya Jember–Jakarta Mandek Operasi, Rute Surabaya Bawean Justru Makin Diminati

Muhammad Firman Syah • Jumat, 17 Oktober 2025 | 17:16 WIB
Maskapai Fly Jaya rute Jember Jakarta berhenti beroprasi.
Maskapai Fly Jaya rute Jember Jakarta berhenti beroprasi.

Jember – Hanya bertahan tiga pekan, penerbangan komersial Jember–Jakarta yang digagas Pemerintah Kabupaten Jember berhenti. Maskapai Fly Jaya yang semula digadang-gadang menjadi kebangkitan konektivitas udara di Tapal Kuda kini tak lagi beroperasi di Bandara Notohadinegoro. Realitas ini viral di media sosial.

Ironisnya, di saat Jember kehilangan langitnya, Pemkab Gresik justru berhasil menjaga rute Surabaya–Bawean tetap terbang rutin hingga kini.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jember, Gatot Triyono, mengatakan penghentian tersebut merupakan keputusan maskapai.

"Ada cancel dari maskapai. Info dari maskapai, alasannya karena faktor komersial,” ujarnya.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jember, Achmad Imam Fauzi, menjelaskan bahwa penghentian operasional Fly Jaya dilakukan untuk proses evaluasi menyeluruh antara Pemerintah Kabupaten Jember dan pihak maskapai.

"Pemerintah Kabupaten Jember bersama maskapai Fly Jaya sedang melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan penerbangan Jember–Jakarta yang telah berjalan sebanyak enam kali. Ini bukan penghentian layanan, tetapi bagian dari evaluasi menyeluruh,” katanya.

Sebelumnya, Bupati Jember Muhammad Fawait meresmikan penerbangan perdana Fly Jaya pada 23 September 2025. Saat itu, penerbangan dijadwalkan dua kali seminggu, setiap Selasa dan Kamis, dengan rute Bandara Halim Perdanakusuma–Bandara Notohadinegoro.

Sementara itu, penerbangan rute Surabaya–Bawean yang dilayani maskapai Susi Air masih beroperasi secara rutin. Penerbangan menggunakan pesawat Cessna Grand Caravan berkapasitas 12 penumpang tersebut melayani jadwal enam kali per minggu.

Keberhasilan rute Surabaya–Bawean bukan karena pesawat besar atau promosi bombastis, melainkan karena perencanaan realistis dan dukungan pemerintah daerah yang konsisten. Penerbangan ini memang disiapkan untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat pulau yang minim akses transportasi.

Penerbangan Surabaya–Bawean melayani keberangkatan dari Bandara Juanda Surabaya pukul 07.00 WIB dan tiba di Bandara Harun Thohir Bawean sekitar pukul 07.50 WIB, dengan penerbangan kembali ke Surabaya pukul 08.00 WIB. Meski demikian pada awal tahun lalu terdapat kenaikan harga tiket dengan rincian.

Rute Bawean – Sumenep: Dari Rp 303.610 menjadi Rp 373.320 (naik Rp 69.710). Rute Surabaya – Bawean: Dari Rp 374.630 menjadi Rp 603.120 (naik Rp 228.490). Rute Bawean – Surabaya: Dari Rp 274.750 menjadi Rp 503.240 (naik Rp 228.490).

Editor : Cak Fir
#susi air #pemkab gresik #gresik #BAWEAN