Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Petrokimia Gresik Mantapkan Posisi sebagai Industri Pupuk Kelas Dunia Lewat Inovasi, Efisiensi dan Teknologi Hijau

Muhammad Firman Syah • Jumat, 11 Juli 2025 | 07:29 WIB
Optimis : Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Daconi Khotob menyampaikan rasa bangganya bisa menjadi bagian dari perusahaan.
Optimis : Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Daconi Khotob menyampaikan rasa bangganya bisa menjadi bagian dari perusahaan.

Kebomas – Memasuki usia ke-53, PT Petrokimia Gresik, anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), menegaskan peran strategisnya sebagai pilar utama sektor agroindustri nasional. Di tengah dinamika ketahanan pangan dan transisi energi global, Petrokimia Gresik terus memperkuat fondasi korporasi berbasis efisiensi, inovasi berkelanjutan, dan keberpihakan pada kesejahteraan masyarakat.

“Petrokimia Gresik mencatat skor kesehatan perusahaan tertinggi AAA dengan predikat Sangat Sehat, serta realisasi Key Performance Indicator (KPI) mencapai 101,1 persen. Ini mewakili kinerja unggul dalam efisiensi, produktivitas, dan inovasi,” ungkap Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, dalam Tasyakuran HUT Ke-53 di Gresik, Kamis (10/7) kemarin.

Baca Juga: Joglo Petro Hadir dengan Wajah Baru, Sajikan Kuliner Lengkap dan Live Musik Siang Hari

Berdasarkan data internal perusahaan, hingga Semester I 2025, Petrokimia Gresik berhasil memproduksi 3,77 juta ton, melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) sebesar 3,18 juta ton atau setara 118 persen. Kinerja ini menjadi salah satu indikator keberhasilan program transformasi holding Pupuk Indonesia, yang sejak 2021 mengusung strategi konsolidasi rantai pasok dan efisiensi produksi berbasis kawasan.

Capaian ini turut mendukung roadmap ketahanan pangan yang tertuang dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045, di mana sektor pupuk menjadi tulang punggung produktivitas pertanian. Presiden RI Prabowo Subianto juga menekankan bahwa ketahanan pangan adalah prioritas utama, sejalan dengan misi Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga: Tingkatkan Taraf Pendidikan, Petro Oxo Nusantara Serahkan Beasiswa Kejar Paket Bagi Remaja Putus Sekolah

Tema HUT ke-53, “Bangkit Maju”, disematkan sebagai simbol semangat bertumbuh dan memimpin inovasi. Pada hal ini, Petrokimia Gresik tidak hanya mengedepankan transformasi digital melalui otomatisasi proses produksi dan sistem informasi terintegrasi, tetapi juga memfokuskan langkah pada pengembangan produk berkelanjutan berbasis energi bersih.

Salah satu yang tidak penting adalah pengembangan amonia biru dan amonia hijau, dua strategi inovasi dalam mendukung dekarbonisasi industri pupuk nasional. Inisiatif ini sejalan dengan peta jalan transisi energi global yang digagas oleh IEA (International Energy Agency) dan implementasi target Net Zero Emission (NZE) 2060 yang telah dikomitmenkan Indonesia.

“Kami mengintegrasikan prinsip ESG (Environmental, Social, Governance) dalam operasional perusahaan. Dekarbonisasi, efisiensi energi, serta pengelolaan limbah menjadi perhatian utama untuk menciptakan agroindustri yang tangguh dan ramah lingkungan,” tambah Daconi.

Baca Juga: Perkuat Ekonomi Lokal, Petro Oxo Nusantara Gaet UMKM Gresik Jadi Kader Mitra Binaan

Dalam laporan resmi Holding Pupuk Indonesia (2024), Petrokimia Gresik tercatat sebagai pelopor inisiatif hijau di sektor pupuk melalui investasi infrastruktur lingkungan dan adaptasi teknologi rendah emisi. Perusahaan juga mendapat pengakuan internasional atas penerapan standar industri global dari lembaga World Class Business Excellence.

Sebagai strategi BUMN, Petrokimia Gresik juga memperkuat kontribusinya terhadap masyarakat melalui program kemitraan, pelatihan petani, dan edukasi pertanian presisi. Pendekatan ini selaras dengan transformasi sektor pertanian yang didorong oleh Kementerian Pertanian RI melalui program Smart Farming 4.0.

Baca Juga: Sebentar Lagi Petro Nite Fest 2023 Digelar, Begini Kata Ketua Panitia Terkait Kegiatannya

Melalui produk-produk pupuk non-subsidi seperti NPK Phonska Plus, ZA Plus, dan Petroganik Premium, Petrokimia Gresik tidak hanya memenuhi kebutuhan petani secara kuantitatif, tetapi juga secara kualitatif, dengan produk berbasis penelitian dan rekayasa formulasi spesifik lokasi.

“Kemajuan perusahaan harus berbanding lurus dengan kebermanfaatannya bagi masyarakat. Nilai-nilai ini adalah warisan luhur dari para pendahulu kami yang harus dijaga dan terus dikembangkan,” tegas Daconi.

Baca Juga: Wilmar Nabati Indonesia Salurkan 40 Hewan Kurban Senilai Rp 400 Juta untuk Warga Gresik

Petrokimia Gresik saat ini tidak hanya berdiri sebagai produsen pupuk terbesar dan terlengkap di Asia Tenggara, tetapi juga sebagai institusi yang terus tumbuh secara adaptif menghadapi tantangan globalisasi pangan dan perubahan iklim.

Dengan fokus pada kinerja berbasis nilai, inovasi teknologi, dan keinginan lingkungan, Petrokimia Gresik menetapkan standar baru dalam industri agroindustri nasional. Di usia ke-53, perusahaan ini membuktikan bahwa keberhasilan korporasi tidak hanya diukur dari profitabilitas, tetapi juga dari seberapa besar nilai tambah yang dihasilkan bagi bangsa dan negara.

Editor : Cak Fir
#PUPUK #Petrokimia Gresik #transformasi