Kebomas- Peristiwa kebakaran yang terjadi di area Smelter PT Freeport Indonesia hingga kini masih menjadi pembicaraan hangat ditengah masyarakat. Beruntung api yang membakar area pemisahan gas bersih unit Asam Sulfat itu bisa ditanggulangi cepat berkat kesigapan petugas tanggap darurat perusahaan.
Melihat lebih jauh, ternyata pada saat insiden kebakaran terjadi ada dua unit mobil Damkar tangga atau yang lebih dikenal Bronto Skylift dikerahkan untuk ikut mengendalikan api. Dua armada tersebut milik Pemerintah Kota Surabaya dan PT Petrokimia Gresik.
Mobil jangkung yang dibanderol sekitar Rp 20 miliar itu melakukan aksi pemadaman api pada bagian atas bangunan yang tidak mampu dijangkau tim tanggap darurat dari bawah.
Informasi yang dihimpun, PT Petrokimia Gresik sendiri memiliki satu unit mobil Bronto Skylift. Nah, khusus armada yang diterjunkan dalam insiden Smelter Gresik kemarin merupakan Bronto Skylift yang dapat mencapai ketinggian 35 meter.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo sekaligus Ketua Satgas Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur ikut bersyukur karena kebakaran bisa segera dipadamkan dan tidak menimbulkan koban jiwa. Menurut Dwi, langkah yang dilakukan Ini merupakan bentuk sinergitas dan kesiapsiagaan seluruh stakeholder.
"Petrokimia Gresik mengirimkan mobil Pemadam Kebakaran Bronto Skylift. Mobil ini cukup modern dan mumpuni untuk berbagai medan. Mobil Bronto Skylift mampu memadamkan api di ketinggian 32 meter. Kebetulan kebakaran kemarin berada di posisi yang cukup tinggi," ujar Dwi Satriyo.
Ia menjelaskan, pengiriman mobil Bronto Skylift ini merupakan bentuk kepedulian Petrokimia Gresik, yang juga Koordinator Satgas Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur terhadap kondisi sekitar, khususnya jika terjadi bencana. Mobil ini berkolaborasi dengan mobil pemadam milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.
"Dukungan Petrokimia Gresik terhadap PT Freeport Indonesia dalam menangani kebakaran tidak hanya mengirimkan mobil Bronto Skylift beserta 1 regu pemadam kebakaran. Pihaknya juga mensiapsiagakan mobil ambulans yang ada Rumah Sakit Petrokimia Gresik (RSPG), kemudian Instalasi Gawat Darurat (IGD), dan lainnya," pungkasnya.
Pada bagian lain, Tony Wenas melalui akun Youtube resmi PT Freeport Indonesia (@FreeportIndonesia) menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung PT Freeport Indonesia dalam memadamkan api kebakaran.
"Terima kasih terutama Pemerintah Kabupaten Gresik, Pemerintah Kota Surabaya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, segenap aparat keamanan dari Kodim dan Polres Gresik JIIPE , Petrokimia Gresik, Kawasan Industri Maspion dan seluruh pihak yang membantu kami," ujar Tony dalam videonya.
Editor : Cak Fir